CEO Persekabpas Gaung Andaka: Boleh Beli Saham, Asal Mayoritas Tetap di Tangan Internal PSSI

32

Pasuruan (WartaBromo.com) – Usai audiensi antara suporter, manajemen, dan DPRD Kabupaten Pasuruan, Manajer Persekabpas, Gaung Andaka, akhirnya angkat bicara terkait polemik kepemilikan dan masa depan tim kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan itu.

Dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat DPRD, Rabu (11/2/2026), Gaung menyampaikan apresiasi atas kepedulian Sakeramania yang terus mengawal keberlanjutan Persekabpas.

“Kita sebagai manajer, terima kasih banyak atas kecintaan teman-teman Sakera yang memikirkan masa depan Persekabpas. Yang pasti, kita sangat ingin Persekabpas ini tidak begini-begini saja,” ujar Gaung yang juga pemilik saham PT Persekabpas Laskar Sakera.

Menurutnya, situasi yang tengah dihadapi Persekabpas harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen, baik manajemen, suporter, pemerintah daerah, maupun internal klub.

“Catatan pentingnya apa? Semua pihak harus bergandengan bareng, bekerja bareng, berjuang bareng. Kalau dirasa ada komunikasi yang belum terjadi, semoga bisa terjadi,” tegasnya.

Gaung juga meluruskan isu yang berkembang terkait penjualan klub. Ia menegaskan sejak awal Persekabpas tidak pernah dijual. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan jika ada pihak yang ingin membeli saham, dengan catatan kepemilikan mayoritas tetap berada di tangan internal PSSI Kabupaten Pasuruan.

“Dari awal kita sampaikan, Persekabpas itu tidak dijual. Tetapi kalau ada pihak yang membeli sahamnya Persekabpas, silakan. Tapi kepemilikan mayoritas harus tetap klub internal PSSI Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Ia menekankan, hanya 50 klub internal PSSI Kabupaten Pasuruan yang memiliki legitimasi untuk menguasai mayoritas kepemilikan Persekabpas.

“Kalau mau menguasai Persekabpas, yang boleh itu hanya klub internal PSSI Kabupaten Pasuruan, yakni 50 klub internal yang ada di Kabupaten Pasuruan. Kalau mereka bisa dibantu pemerintah untuk mendapatkan dana, lalu melakukan proses dengan notaris dan sebagainya, itu tidak apa-apa,” imbuhnya.

Gaung menegaskan, manajemen saat ini hanya menjalankan amanah karena keterbatasan anggaran yang dimiliki.

“Karena memang dari awal kita hanya memegang amanah, karena belum memiliki anggaran untuk melakukan hal tersebut,” tandasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa arah Persekabpas ke depan tetap mengedepankan identitas lokal dan keterlibatan internal sepak bola Kabupaten Pasuruan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.