Koper Turis Tailan Dicuri di Bromo, Sinyal GPS Mati

27

Sukapura (WartaBromo.com) – Tujuh koper berisi barang-barang berharga milik turis Tailan dilaporkan hilang digondol pencuri saat kendaraan diparkir di kawasan Pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (15/2/2026) pagi. Total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi saat rombongan hendak melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Gunung Bromo menggunakan minibus Toyota Hiace.

Seluruh koper disimpan di dalam kendaraan yang terparkir di area pendopo sebagai titik pemberhentian bus. Sopir bersama para wisatawan turun sejenak, sementara mobil dalam kondisi terkunci rapat.

Namun setibanya kembali ke kendaraan, mereka merasakan ada yang tidak beres. Pintu mobil yang sebelumnya terkunci disebut sulit dibuka.

“Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan. Setelah dicek, tujuh koper hilang,” ungkap Jhonni, agen travel yang menangani rombongan tersebut, Minggu petang.

Kejadian ini sempat memicu kepanikan di antara para turis. Bahkan, beberapa di antaranya sempat mencurigai pihak travel sebagai pelaku lantaran tidak terlihat adanya kerusakan mencolok pada kendaraan.

Kecurigaan itu mulai mereda setelah salah satu koper diketahui memiliki pelacak GPS. “Titik terakhir terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo,” ujarnya.

Berbekal informasi lokasi tersebut, Jhonni bersama rombongan segera mendatangi titik yang dimaksud. Namun mereka memilih tidak bertindak sendiri dan langsung melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.

Puluhan anggota buser dari Polres Probolinggo kemudian turun ke lokasi dan melakukan penggeledahan di sebuah rumah warga yang dicurigai.

Sayangnya, hingga kini koper-koper yang hilang belum berhasil ditemukan. Sinyal GPS dari koper tersebut pun dilaporkan sudah tidak lagi terdeteksi.

Situasi semakin rumit karena salah satu koper yang raib berisi paspor milik wisatawan. Akibatnya, rombongan harus segera membuat laporan kehilangan di Mapolres Probolinggo untuk mengurus dokumen perjalanan sebagai syarat kepulangan ke Thailand.

Barang-barang yang hilang antara lain kamera, tablet, iPhone, pakaian, serta berbagai barang pribadi lainnya. Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kasus pencurian ini menjadi perhatian serius karena terjadi di jalur wisata menuju Gunung Bromo yang selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan dan magnet wisatawan mancanegara.

Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta modus pencurian yang digunakan dalam aksi tersebut. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.