Wonorejo (WartaBromo.com) – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Pasuruan–Purwosari, tepatnya di Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden yang terjadi di depan pabrik Kendedes itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
Korban meninggal diketahui bernama Yosuamaydikie Putra (28), karyawan PT Satoria, warga Bulak, Surabaya. Ia mengendarai sepeda motor Honda Blade nopol L-5476-SX saat peristiwa terjadi.
Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan bermula saat truk Fuso nopol N-9757-TF yang dikemudikan Agus Sunarno (42), warga Pandaan, melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Namun diduga pengemudi kurang berhati-hati dan terlalu mengambil jalur kanan hingga masuk ke lajur berlawanan. Pada saat bersamaan, motor Honda Blade yang dikendarai korban melaju dari arah utara ke selatan. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.
Tak lama setelah benturan pertama, dua sepeda motor lain yang melaju dari arah selatan ke utara, Honda Vario nopol N-2026-VU dan Honda Beat nopol N-3904-FF menabrak bagian belakang truk Fuso tersebut.
Dua pengendara, yakni Fendi Hadi Prasetyo (39) dan Bugianto (56), mengalami luka di bagian dada dan wajah. Keduanya menjalani perawatan di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan.
Salah satu warga setempat, Danil, mengaku mendengar suara benturan keras saat kejadian. “Saat itu kondisi gerimis, jalan agak licin. Tiba-tiba terdengar suara keras sekali. Warga langsung keluar rumah dan melihat sudah ada motor tergeletak di tengah jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, arus lalu lintas di lokasi memang cukup padat pada malam hari, terlebih saat jam pergantian shift karyawan pabrik.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan awal mengarah pada faktor kelalaian pengemudi truk saat mendahului kendaraan.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, pengemudi truk diduga kurang hati-hati dan kurang konsentrasi saat mendahului kendaraan di depannya hingga masuk ke jalur berlawanan,” jelasnya. (don)




















