Waspada Ngantuk Saat Puasa, Empat Kecelakaan Terjadi Sehari Ini di Pasuruan

39

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dalam kurun waktu yang hampir bersamaan, empat kecelakaan lalu lintas terjadi di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pasuruan. Rata-rata insiden diduga dipicu sopir yang kurang konsentrasi hingga mengantuk saat berkendara. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka serta kerugian materiil.

Yang pertama yakni, tabrakan maut truk dan pikap di Gempol. Kecelakaan ini terjadi di jalan umum jurusan Surabaya–Pasuruan, tepatnya di Desa Legok, Kecamatan Gempol, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Truk Hino nopol DK 8475 UG yang dikemudikan Nyoman Suweca (48), warga Buleleng, Bali, melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga berjalan terlalu ke kanan hingga roda samping kanan masuk ke jalur berlawanan.

Dari arah berlawanan melaju pikap nopol N 9114 BC yang dikemudikan Ach Rado Baharudin (24), warga Bululawang, Malang. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan akibat benturan keras tersebut, sopir pikap mengalami luka berat dan meninggal dunia.

“Pengemudi pikap mengalami luka sobek di dahi serta kaki kanan dan kiri, serta patah tulang pada tangan kanan dan kaki kanan. Korban meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara penumpang pikap, M Royan Akbar Maulana (16), mengalami luka ringan dan dirawat di RS Bhayangkara Watukosek. Pengemudi truk tidak mengalami luka.

Polisi menduga kecelakaan terjadi karena sopir truk kurang hati-hati dan tidak konsentrasi saat berkendara. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp4 juta.

Insiden lain terjadi di kawasan Pasar Sumberdawesari, Kecamatan Grati. Sebuah pikap menabrak sejumlah kendaraan yang terparkir di bahu jalan serta lapak pedagang sayur.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun beberapa pedagang dan pemilik kendaraan mengalami kerugian materiil. Warga sekitar menyebut sopir diduga mengantuk saat melintas di area pasar.

“Kemungkinan mengantuk itu sopirnya, tiba-tiba oleng tadi nabrak,” jelas Ivan, warga sekitar.

Kasus ini tidak ditangani unit laka lantas karena pihak korban dan pengemudi memilih berdamai dan menyelesaikan secara kekeluargaan.

Kecelakaan ketiga terjadi di ruas jalan Pasuruan–Malang, wilayah Kejayan. Sebuah truk terguling hingga muatannya tumpah ke jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun arus lalu lintas sempat tersendat karena warga berkerumun dan mengambil sebagian muatan yang berserakan.

Kecelakaan diduga juga terjadi karena sopir kurang konsentrasi atau terburu-buru saat mendahului kendaraan lain.

Kecelakaan keempat yakni terjadi di KM 791 A Ruas Tol Gempol–Pasuruan, Jumat (19/2/2026) sekitar pukul 12.20 WIB. Insiden melibatkan dua truk.

Kanit Jatim III Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk Colt Diesel nopol N 9217 UI melaju dari arah Probolinggo menuju Gempol melalui lajur lambat.

“Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kurang konsentrasi dan menabrak truk tronton bermuatan semen nopol P 8359 UW yang berjalan di depannya,” ujarnya.

Akibat benturan tersebut, pengemudi truk Colt Diesel, Ahmad Rudi (45), warga Gondanglegi, Malang, mengalami luka berat dengan indikasi patah kaki kiri dan dirawat di RSUD Bangil. Sementara sopir truk tronton selamat. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.