Cuaca Ekstrem Rusak Permukiman di Tambakukir, 13 Rumah dan Dua Jembatan Terdampak

6

Probolinggo (WartaBromo.com) – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (21/2/2026) memperluas dampak bencana di wilayah pegunungan Argopuro.

Di Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar, hujan deras disertai banjir dan longsor menyebabkan sedikitnya 13 rumah warga rusak serta dua jembatan terdampak.

Kerusakan tersebar di sejumlah dusun. Di Dusun Krajan RT 01, dua rumah milik Misnal dan Rahman mengalami tembok jebol akibat tertimpa longsoran tanah. Dapur rumah Asbiyanto di dusun yang sama juga rusak dan nyaris terbawa longsor.

Tembok penahan tanah (TPT) serta badan jalan di sekitar lokasi tergerus air dan dalam kondisi rawan ambruk.

Di Dusun Krajan RT 03, rumah milik B. Surami roboh setelah tergerus banjir. Sementara di RT 04, empat rumah milik Artik, Hadi, Maidi, dan P. Sit tertimbun material lumpur.

Satu jembatan di wilayah tersebut hanyut terbawa arus, sehingga akses bagi sembilan kepala keluarga terputus.

Kerusakan juga terjadi di Dusun Tegalan RT 05. Tiga rumah milik Sarjo, Usman, dan Mahririn dilaporkan rusak, dan jalan di sisi selatan permukiman ambles sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Di Dusun Kayudara RT 08, rumah milik B. Niye tertimbun longsor. Adapun di Dusun Alas Kembang RT 07, material tanah menutup badan jalan, dan dapur milik Radianto tergerus air hingga dalam kondisi membahayakan.

Kepala Desa Tambakukir, Mohammad Tarsan, mengatakan pihak desa bersama Pemerintah Kecamatan Kotaanyar telah melakukan pendataan awal.

“Kerusakan tersebar di beberapa dusun. Sejumlah akses jalan terputus total. Saat ini kami fokus pada penanganan darurat dan memastikan keselamatan warga,” ujar Tarsan.

Berdasarkan data sementara, delapan titik jalan dan TPT mengalami kerusakan. Warga bergotong royong membersihkan material lumpur sambil menunggu bantuan lanjutan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, R. Oemar Sjarif, menyampaikan timnya telah melakukan asesmen lanjutan pada Minggu pagi.

“Kami mendata secara rinci kerusakan dan kebutuhan warga. Yang mendesak saat ini adalah terpal untuk antisipasi hujan susulan, peralatan pembersihan seperti cangkul dan sekop, serta bantuan logistik,” katanya.

Di sisi lain, Polres Probolinggo menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak di Kecamatan Kotaanyar dan korban banjir di Kecamatan Kraksaan. Penyaluran bantuan dilakukan di Puskesmas Kraksaan dan Rumah Desa Tambakukir.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui AKP Didik Siswanto menyatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana,” ujar Didik.

Salah seorang warga penerima bantuan, Syahrul Akbar (32), menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia berharap proses pemulihan dapat segera berjalan, mengingat sebagian warga masih menghadapi kerusakan rumah dan akses yang terputus.

Pemerintah desa mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Kondisi tanah yang masih labil di sejumlah titik dinilai berisiko memicu longsor susulan. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.