Tiris (WartaBromo.com) – Hujan deras yang mengguyur Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Senin (23/2/2026), menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 50 meter longsor dan badan jalan kabupaten retak hingga ambles sekitar 10 sentimeter. Jalur penghubung antar kecamatan tersebut untuk sementara ditutup bagi kendaraan roda empat.
Peristiwa terjadi di Dusun Kedungkokap RT 02/RW 03, tepatnya di Jalan Embung Pegek atau Blok Proyek yang menjadi akses dari Desa Betek, Kecamatan Krucil, menuju Desa Segaran, Kecamatan Tiris.
Camat Tiris Bambang Julius W mengatakan hujan dengan intensitas tinggi turun sejak pukul 11.30 WIB. Retakan dan penurunan badan jalan mulai terlihat pada malam hari.
“Kami menerima laporan dari kepala desa, kemudian langsung turun bersama Muspika, pemerintah desa, Satpol PP, dan warga untuk melakukan pengecekan,” ujar Bambang via sambungan seluler.
Kapolsek Tiris, AKP Syamsul Arifin, mengatakan pihaknya bersama anggota Koramil, Satpol PP, serta perangkat desa telah melakukan peninjauan sekitar pukul 22.30 WIB.
“Jalan mengalami retak dan turun sekitar 10 sentimeter. Di sisi jalan juga terdapat tebing yang longsor sehingga rawan bagi kendaraan yang melintas,” kata Syamsul.
Menurut dia, kondisi jalan yang retak dan ambles berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda empat. Karena itu, akses untuk sementara ditutup guna mencegah kecelakaan.
Ia menjelaskan, jalur tersebut merupakan jalan penghubung antar kecamatan yang cukup vital bagi aktivitas masyarakat. Untuk mengantisipasi risiko, petugas memasang penanda dan water barrier di sekitar lokasi retakan.
“Kami mengimbau kendaraan roda empat untuk sementara tidak melintas. Untuk roda dua masih diperbolehkan dengan sistem bergantian dan tetap berhati-hati,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, TPT sepanjang 50 meter mengalami longsor dan badan jalan utama menuju Kecamatan Tiris mengalami keretakan.
Pemerintah kecamatan telah melaporkan kejadian itu kepada instansi terkait, termasuk dinas teknis dan BPBD Kabupaten Probolinggo, guna dilakukan pengecekan lebih lanjut dan penanganan perbaikan.
“Kebutuhan mendesak saat ini adalah pembangunan kembali TPT dan perbaikan badan jalan agar akses masyarakat bisa normal kembali,” ujar Bambang.
Hingga Selasa pagi, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif, sementara petugas tetap bersiaga untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah kendaraan melintas di titik rawan.
Sebagai alternatif, pengguna kendaraan roda 4 yang menuju Kecamatan Tiris dapat memilih jalur wilayah barat via Desa Ranu Gedang.
Namun, pengguna jalan perlu berhati-hati saat melintas di dekat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ranu Gedang, mengingat di lokasi itu juga ada longsor kecil.
“Jika perbaikan jalur Segaran butuh waktu lama, maka kami berharap dinas teknis untuk segera menangani yang di Ranu Gedang, supaya aktivitas masyarakat dan wisatawan tetap berjalani,” pungkasnya. (lai/saw)




















