Tokoh Tengger Datangi Polres Probolinggo, Apresiasi Pengungkapan Kasus Turis Tailan di Bromo

11

Probolinggo (WartaBromo.com) — Sejumlah tokoh adat dan masyarakat Tengger mendatangi Mapolres Probolinggo, Rabu (25/2/2026), untuk menyampaikan apresiasi atas pengungkapan kasus pencurian koper turis Tailan yang sempat meresahkan kawasan wisata Gunung Bromo.

Kapolres Probolinggo AKBP. M. Wahyudin Latif, menegaskan komitmen menjaga keamanan destinasi unggulan tersebut.

Kapolres Probolinggo menerima langsung rombongan masyarakat Tengger yang hadir bersama sejumlah tokoh adat. Pertemuan berlangsung di Mapolres Probolinggo dan turut dihadiri Wakapolres serta pejabat utama kepolisian setempat.

Kunjungan itu berkaitan dengan keberhasilan jajaran Polres Probolinggo mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan warga negara asing dan terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo.

Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena menyasar wilayah yang dikenal sebagai ikon pariwisata Jawa Timur.

“Kami mengapresiasi dukungan masyarakat Tengger. Keberhasilan pengungkapan ini tidak lepas dari informasi dan kerja sama masyarakat,” kata Latif.

Ia menegaskan, pengamanan kawasan wisata menjadi prioritas, mengingat Bromo merupakan destinasi yang dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Menurut dia, stabilitas keamanan berpengaruh langsung terhadap citra daerah.

“Kami berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana yang berpotensi mengganggu kamtibmas, terlebih di kawasan wisata. Sinergi dengan masyarakat adalah kunci,” ujarnya.

Perwakilan tokoh masyarakat Tengger menyatakan apresiasi atas respons cepat kepolisian. Mereka menilai langkah profesional dan terbuka dalam penanganan perkara mampu memulihkan rasa aman di lingkungan adat maupun di kawasan wisata.

“Kami merasa dilindungi. Ini membuktikan aparat serius menjaga keamanan wilayah kami,” kata Supoyo, salah satu tokoh adat.

Pertemuan tersebut ditutup dengan foto bersama sebagai simbol dukungan dan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat adat.

Kedua pihak menyatakan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi guna menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan Bromo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional.

Diketahui wisatawan asal Tailan kehilangan 7 koper saat berkunjung ke Bromo pada Minggu, 15 Februari. Polres Probolinggo pun menangkap 3 pelaku, yakni Edy Siswanto (ED), istrinya Novita Fransiska, serta Abdurrohim (RH). (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.