Pasuruan (WartaBromo.com) – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, hingga akhir Februari 2026 baru mencapai sekitar 3,5 persen.
Proyek pendidikan berasrama bagi siswa dari keluarga kurang mampu itu ditinjau langsung Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, Jumat (27/2/2026) pagi.
Sekolah Rakyat (SR) Jatim 3 ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Program tersebut dirancang untuk menyediakan fasilitas pendidikan berasrama (boarding school) bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya itu mencakup berbagai pekerjaan, mulai persiapan sistem manajemen keselamatan konstruksi (SMKK) hingga pengadaan furnitur. Total sekitar 30 unit bangunan akan dibangun, meliputi gedung serbaguna, musala, gedung SD hingga SMA, asrama siswa dan guru, kolam, dapur, greenhouse, hingga fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola dan basket.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, mengatakan pekerjaan saat ini masih difokuskan pada tahap pengurukan lahan. Ia menyebut progres pengurukan telah mencapai sekitar 40 persen.
“Memang terdapat kendala akses yang cukup terbatas sehingga memengaruhi percepatan pekerjaan,” kata Adi saat melakukan monitoring di lokasi proyek, Jumat (27/2/2026) pagi.
Ia meminta kontraktor memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar proyek strategis tersebut dapat diselesaikan sesuai target.
“SR di Purworejo ini ditargetkan tuntas pada tahun ajaran baru mendatang dan bisa beroperasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Humas Proyek SR Kota Pasuruan, Aldrin Santoso, menjelaskan progres fisik kumulatif pembangunan secara keseluruhan saat ini masih berada di angka sekitar 3,5 persen. Pengurukan lahan masih berlangsung dan belum selesai sepenuhnya.
“Progres pengurukan belum 100 persen. Faktor cuaca turut berpengaruh. Kalau proyek secara keseluruhan progresnya 3,5 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah tahap pengurukan rampung, pekerjaan konstruksi utama akan dipercepat guna mengejar target penyelesaian pada Agustus 2026.
Untuk diketahui, nilai anggaran sebesar Rp1.999.950.262.278 merupakan total pembangunan Sekolah Rakyat di lima titik di Jawa Timur, yakni di Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Kediri dan Kota Kediri. (don)





















