Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Hutan Konservasi TNBTS Tutur, Kondisi Hampir Tinggal Rangka

81

Tutur (WartaBromo.com) – Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi hampir tinggal rangka di kawasan hutan konservasi wilayah Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/2/2026) sore.

Informasi yang dihimpun, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di jalur perbukitan kawasan Keciri Posong Loreng. Lokasi penemuan berada di area hutan konservasi yang masuk wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di sisi Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur.

Kondisi jenazah disebut sudah membusuk parah dan hampir tinggal rangka. Saat ditemukan, tidak ada identitas yang melekat pada tubuh korban, hanya pakaian dan celana bewarna biru yang dipakai.

Camat Tutur, Hendi Candra Wijaya, membenarkan adanya penemuan tersebut pada pagi tadi. Namun ia menegaskan bahwa lokasi temuan masuk kawasan TNBTS.

“Setelah kami konfirmasi, wilayahnya memang masuk TNBTS, di sisi Desa Ngadirejo, Kabupaten Pasuruan,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk memastikan apakah ada laporan warga hilang dari wilayah Tutur.

“Sudah koordinasi dengan polsek. Sampai saat ini tidak ada laporan masyarakat kami yang hilang. Untuk keterangan lebih lanjut kami tidak berani mengeluarkan komentar, karena memang itu wilayah TNBTS,” tegasnya.

Proses evakuasi dilakukan hari ini. Kantong jenazah telah disiapkan untuk membawa jasad ke fasilitas kesehatan guna proses identifikasi lebih lanjut. Akses menuju lokasi yang cukup jauh dan berada di kawasan hutan membuat proses evakuasi membutuhkan waktu dan kehati-hatian ekstra.

Informasi awal menyebutkan, penemuan jasad bermula saat warga yang melintasi jalur hutan konservasi mencium bau menyengat dan menemukan sosok tubuh tergeletak di area perbukitan.

Hingga berita ini ditulis, identitas korban masih belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman dan proses identifikasi untuk mengungkap siapa korban serta penyebab kematiannya.

Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai dilakukan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.