Jelang Lebaran, Pemkab Lumajang Genjot Pasar Ramadan untuk Tekan Kenaikan Harga Sembako

8

Lumajang (Wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Hari Raya Idulfitri tetap aman. Namun demikian, fokus utama saat ini bukan hanya soal stok, melainkan juga upaya menekan kenaikan harga selama Ramadan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau distribusi dan pasokan komoditas strategis. Mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, hingga cabai, seluruhnya diawasi secara intensif.

Menurutnya, berdasarkan hasil monitoring terbaru, stok di tingkat distributor maupun pasar rakyat masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, pemerintah tidak ingin kecukupan stok justru dibarengi lonjakan harga yang memberatkan warga.

“Stok aman. Sekarang yang kita jaga adalah stabilitas harganya. Karena itu, operasi pasar dan Pasar Ramadan terus kita gencarkan agar masyarakat tetap bisa berbelanja dengan tenang menjelang Idulfitri,” ujarnya, Selasa (3/3/206).

Sebagai langkah konkret, Pemkab Lumajang langsung menggelar Pasar Ramadan di kawasan timur Alun-Alun Lumajang selama enam hari, mulai 2 hingga 7 Maret 2026. Melalui kegiatan ini, pemerintah menyediakan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran guna meredam potensi kenaikan harga musiman.

Sejumlah komoditas dijual lebih terjangkau. Beras dipatok Rp55.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, serta minyak goreng Rp14.500 per liter. Selain itu, masyarakat juga bisa membeli sayuran segar dan kebutuhan dapur lainnya dengan harga yang lebih bersahabat.

Dengan demikian, warga memiliki alternatif belanja murah di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa harga yang lebih rendah dapat terwujud berkat kerja sama dengan asosiasi dan produsen. Skema ini memangkas rantai distribusi sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien.

Karena itu, pemerintah optimistis strategi ini mampu menekan laju inflasi daerah, terutama menjelang Lebaran yang identik dengan lonjakan konsumsi.

Selain Pasar Ramadan, Pemkab juga menggelar operasi pasar di sejumlah titik lain. Langkah tersebut diambil agar intervensi harga menjangkau lebih banyak wilayah dan masyarakat. (rud/jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.