Diduga Tenggelam di Bekas Tambang Galian C, Bocah 12 Tahun di Winongan Hilang

13

Pasuruan (WartaBromo.com) – Seorang bocah dilaporkan tenggelam di bekas tambang galian C milik PT Gorip yang berada di Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Senin (9/3/2026) sore. Hingga malam hari, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan dan warga setempat.

Korban diketahui bernama Muhammad Sofa Alfian (12), warga Dusun Beringin RT 02 RW 02, Desa Jeladri. Dugaan tenggelamnya bocah tersebut pertama kali diketahui dari temuan sandal di bibir kubangan bekas galian tambang.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Seorang petani yang melintas di sekitar lokasi menemukan sepasang sandal yang tertinggal di tepi danau bekas galian C tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan (satpam) PT Gorip yang berjaga di area tambang.

Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin mengatakan bahwa berdasarkan keterangan yang didapat, sebelumnya memang terlihat sejumlah anak bermain dan berlarian di sekitar lokasi tambang tersebut.

“Awalnya ada warga yang menemukan sandal di pinggir kubangan bekas tambang, kemudian dilaporkan ke satpam. Dari keterangan, sebelumnya memang ada anak-anak yang bermain di sekitar lokasi,” ujar Nanang.

Informasi temuan sandal tersebut kemudian menyebar ke masyarakat sekitar. Tak lama berselang, seorang warga datang dan memastikan bahwa sandal tersebut milik anaknya yang sejak pagi belum pulang ke rumah.

Setelah dilakukan penelusuran, sejumlah teman korban yang sebelumnya bermain bersama juga membenarkan bahwa korban diduga tenggelam di kubangan bekas galian tersebut.

“Setelah ditanyakan kepada teman-temannya, mereka membenarkan bahwa korban sempat bermain di lokasi dan diduga tenggelam di kubangan bekas tambang,” jelasnya.

Dua anak yang diketahui bermain bersama korban di antaranya M. Rafi Sarifudin dan Ziban Soleh, warga Dusun Wates, Desa Sumberejo.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama BPBD dan warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga laporan ini ditulis, korban masih belum ditemukan.

“Tim dari BPBD bersama warga masih melakukan pencarian di lokasi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area bekas tambang yang berbahaya,” pungkas Nanang. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.