Tradisi Kitiran Sewu di Tutur Pasuruan, Seribu Kincir Angin Dipercaya Redakan Angin Kencang

21

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pasuruan memiliki berbagai tradisi yang hingga saat ini selalu dilestarikan, salah satunya tradisi kitiran sewu di lereng pegunungan Kabupaten Pasuruan. Tepatnya di Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Pusung Seman arah menuju Bukit Suwati, Selasa (10/3/2026).

Bagi masyarakat setempat, kitiran bukan sekadar permainan. Kincir angin yang terbuat dari bambu dan kayu waru gunung ini dipercaya memiliki makna filosofis sebagai sarana berkomunikasi dengan alam, khususnya untuk menenangkan hembusan angin yang ekstrem.

Tradisi kitiran di kawasan ini diperkirakan mulai populer sejak tahun 1980. Sejak saat itu, masyarakat Dusun Pronojiwo terus menjaga dan melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari identitas budaya lokal.

Awalnya, kitiran dibuat secara sederhana oleh warga. Namun seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi festival yang melibatkan banyak warga.

Salah satu keunikan kitiran di Desa Blarang terletak pada bahan pembuatannya. Warga menggunakan kayu pohon waru gunung sebagai material utama.

Kayu tersebut dipotong dan dirapikan secara manual untuk menghasilkan bilah kincir yang presisi. Proses ini membutuhkan ketelitian agar kitiran dapat berputar dengan seimbang saat terkena hembusan angin.

Selain kayu waru gunung, beberapa bagian juga memanfaatkan bambu untuk memperkuat struktur kincir. Di balik tradisi ini, masyarakat setempat juga menyimpan kepercayaan turun-temurun.

Konon, ketika ribuan kitiran berputar serentak mengikuti arah angin, hembusan angin yang semula kencang perlahan akan berubah menjadi lebih tenang.

Kepercayaan tersebut membuat festival ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Di bulan Ramadan 2026, Festival Kitiran Sewu juga menjadi magnet bagi warga untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. (jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.