8 Tutup Drainase Dicuri di Jalan Soekarno-Hatta dan Pangsud Probolinggo, Pengendara Terancam Celaka

7

Probolinggo (WartaBromo.com) — Aksi pencurian fasilitas publik kembali terjadi di Kota Probolinggo. Sebanyak delapan besi penutup drainase di dua ruas jalan utama, yakni Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Panglima Sudirman, dilaporkan hilang diduga dicuri.

Selain merugikan pemerintah, kondisi ini juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Hilangnya besi penutup drainase tersebut diketahui setelah proyek preservasi dua ruas jalan tersebut selesai dikerjakan dan diresmikan pada Januari 2026 lalu.

Dari data sementara, tiga besi penutup drainase hilang di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Kantor Perhutani. Sementara lima lainnya hilang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman.

Kondisi saluran drainase yang terbuka dikhawatirkan memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.

Jika pengendara tidak waspada, roda kendaraan berpotensi terperosok ke dalam saluran drainase yang terbuka.

Salah satu warga sekitar Jalan Panglima Sudirman, Agus Surya, menyayangkan aksi pencurian tersebut. Ia menilai hilangnya penutup drainase dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Besi penutup drainase itu kan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke saluran air. Kok malah dicuri. Harapan saya segera diganti supaya tidak sampai ada korban,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR PKP Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut.
Menurut dia, hingga saat ini tercatat delapan penutup drainase hilang dari dua ruas jalan tersebut.

“Dari laporan yang kami terima, total ada delapan tutup drainase yang hilang. Padahal kami sudah sering mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun,” kata Setyorini.

Ia menjelaskan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku pencurian. Selain itu, dinas juga berupaya mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari bangunan atau toko di sekitar lokasi kejadian.

“Jika ada CCTV di sekitar lokasi, kami juga akan meminta rekamannya untuk membantu proses penyelidikan,” ujarnya.
Sebagai langkah penanganan,

Dinas PUPR PKP juga telah berkoordinasi dengan pihak balai besar jalan untuk melakukan penggantian tutup drainase yang hilang.

Menurut Setyorini, penggantian dapat dilakukan karena proyek jalan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan selama satu tahun.

“Karena masih dalam masa pemeliharaan, delapan tutup drainase yang hilang akan segera diganti. Saat ini masih dalam proses pemesanan,” katanya.

Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi di Jalan Suroyo. Bahkan akibat drainase yang terbuka, seorang warga asal Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, dilaporkan mengalami patah tulang kaki kiri setelah terjatuh.

Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik demi keselamatan bersama dan mencegah kejadian serupa terulang kembali. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.