Tukang Cukur di Pasuruan Kebanjiran Pengunjung, Terapkan Booking, Omzet Melejit

13

Pasuruan (WartaBromo.com) – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, geliat ekonomi musiman mulai terasa di berbagai sudut Kota Pasuruan. Salah satu yang paling mencolok adalah ramainya jasa pangkas rambut, terutama di kawasan Pasar Kebonagung yang diserbu warga sejak H-4 lebaran.

Deretan stan cukur rambut di pasar tradisional ini tampak tak pernah sepi. Kursi pelanggan hampir selalu terisi, bahkan antrean mengular hingga ke luar lapak.

Para tukang cukur pun harus bekerja ekstra keras untuk melayani lonjakan pelanggan yang ingin tampil rapi saat hari raya.

Hanz, salah satu tukang cukur di Pasar Kebonagung, mengaku jumlah pelanggan meningkat drastis dibanding hari biasa. Dalam sehari, ia bisa mencukur hingga puluhan kepala.

“Kalau saya hanya 30 sampai 35 kepala saja. Tapi teman-teman yang lain ada yang sampai 50 kepala lebih, itu bukanya sampai jam 12 malam,” ujarnya.

Lonjakan ini turut berdampak pada pendapatan. Hanz menyebut omzet yang ia terima bisa meningkat hingga dua kali lipat, tergantung stamina dan kemampuan melayani pelanggan.

“Iya jelas meningkat. Kalau kuat menerima pengunjung terus bisa 100 persen lebih, tergantung kekuatan,” tambahnya.

Fenomena serupa juga terjadi di kawasan Jalan Erlangga atau Wironini, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Sejak pagi hingga malam, sejumlah barber shop dipadati pengunjung yang rela menunggu giliran demi tampil maksimal saat lebaran.

Menariknya, beberapa tempat cukur rambut di wilayah ini mulai menerapkan sistem booking atau reservasi lebih dulu. Hal ini dilakukan untuk mengatur lonjakan pelanggan sekaligus menghindari antrean panjang.

Kenaikan permintaan juga diikuti dengan penyesuaian harga. Jika biasanya tarif cukur rambut berkisar Rp25 ribu, kini naik menjadi sekitar Rp30 ribu. Meski demikian, hal tersebut tak menyurutkan minat masyarakat.

Ahmad, salah satu warga, mengaku kesulitan mendapatkan jadwal karena tingginya permintaan.

“Iya saya mau pesan sudah close hingga malam takbiran,” katanya.

Tradisi merapikan penampilan jelang lebaran memang menjadi rutinitas tahunan masyarakat. Tak hanya sebagai kebutuhan, momen ini juga menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil seperti tukang cukur, yang mampu meraup keuntungan signifikan dalam waktu singkat.

“Kan mau lebaran kita mau tampil rapih,” jelasnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.