Nyekar Jelang Lebaran, Harga Kembang di Pasuruan Melonjak Hingga Berkali Lipat

7

Pasuruan (WartaBromo.com) – Tradisi ziarah kubur atau nyekar yang dilakukan masyarakat menjelang hingga saat Hari Raya Idulfitri berdampak signifikan pada lonjakan harga kembang di pasaran. Tahun ini, harga berbagai jenis bunga tabur dilaporkan naik drastis hingga berkali-kali lipat dari harga normal.

Muhammad Mahbub, penjual kembang asal Rembang, menyebutkan bahwa kenaikan terjadi hampir pada semua jenis bunga. Salah satu yang paling mencolok adalah bunga sedap malam petikan.

“Yang paling mencolok adalah harga sedap malam petikan, dari harga normal Rp200.000 per karung, kini mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per karung,” ujarnya.

Tak hanya itu, harga bunga gondel juga mengalami lonjakan tajam. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram, kini harganya naik menjadi Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan serupa terjadi pada bunga kenanga. Pada hari biasa, kenanga dijual di kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Namun, menjelang Idulfitri, harganya melonjak hingga Rp100.000 per kilogram.

Hal senada disampaikan Abdul Hamid, penjual kembang di wilayah Pleret, Kecamatan Pohjentrek. Ia mengungkapkan bahwa seluruh jenis kembang mengalami kenaikan harga, termasuk kembang pandan.

“Sekarang satu plastik isi sekitar dua setengah kilo harganya Rp20 ribu,” katanya.

Selain bunga satuan, paket kembang tabur atau yang dikenal sebagai “bore” juga mengalami penyesuaian harga. Saat ini, satu kresek bore dijual sekitar Rp5.000.

Para pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga mulai terasa sejak awal Ramadan. Namun, lonjakan paling tinggi terjadi dalam sepekan terakhir menjelang Idulfitri, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menjalankan tradisi nyekar.

Tingginya permintaan yang tidak sebanding dengan pasokan dari petani menjadi faktor utama kenaikan harga. Meski demikian, tradisi nyekar tetap menjadi bagian penting bagi masyarakat, sehingga permintaan kembang diperkirakan akan tetap tinggi hingga hari raya berlangsung. (fir/red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.