Kasus Penganiayaan Bocah Oleh Guru Ngaji di Probolinggo, Pelaku Segera Diperiksa

17

Kademangan (WartaBromo.com) – Kasus dugaan penganiayaan yang sempat viral di media sosial, terkait seorang guru ngaji yang diduga membanting muridnya karena persoalan sepele, kini masih dalam penanganan Polres Probolinggo Kota.

Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan secara intensif terhadap peristiwa yang menyita perhatian publik tersebut.

Kasatres PPA dan PPO Polres Probolinggo Kota, AKP Rini Ifo Nila, menyampaikan bahwa sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

“Termasuk pelapor yang merupakan orang tua korban. Sementara untuk terduga pelaku dijadwalkan menjalani pemeriksaan besok, Jumat (27/3/2026),” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Di sisi lain, korban yang merupakan bocah berusia 9 tahun berinisial MFR, saat ini tengah menjalani pemeriksaan medis berupa CT scan untuk memastikan ada tidaknya cedera serius pada bagian tulang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, video kejadian tersebut direkam oleh rekan korban dan beredar luas di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di area mushola tempat korban mengaji, tepatnya di ruangan terpisah dari ruang utama.

Dugaan sementara, aksi kekerasan yang dilakukan terduga pelaku berinisial S dipicu hal sepele. Korban disebut tidak sengaja menggores bodi mobil milik seorang kyai. Yang kemudian memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindakan penganiayaan, sebagaimana terlihat dalam video yang beredar.

“Benar, anak tersebut dibanting. Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya, karena mereka termasuk kelompok yang rentan menjadi korban kekerasan,” pungkasnya. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.