Kisah di Balik Penyetopan Motor Matik di Bromo, Upaya Sederhana Selamatkan Nyawa

49

Sukapura (WartaBromo.com) – Lonjakan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo selama libur panjang Lebaran 2026 membuat jalur di area tersebut dipadati kendaraan, terutama sepeda motor matik.

Kondisi ini memicu kekhawatiran tersendiri, khususnya di jalur turunan yang rawan menyebabkan rem mengalami panas berlebih hingga berpotensi blong.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, warga Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, secara swadaya melakukan langkah pencegahan sekaligus edukasi kepada para pengendara.

Inisiatif ini muncul setelah sebelumnya terekam dalam CCTV kejadian motor matik mengalami rem blong saat melaju di turunan dari arah Bromo, yang mengakibatkan korban luka hingga meninggal dunia.

Kepala Desa Ngadisari, Sunaryono, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menghentikan pengendara motor matik yang hendak turun dari kawasan Bromo.

“Mereka diminta beristirahat sekitar 10 menit untuk memberi waktu pada sistem pengereman agar kembali optimal. Jika ditemukan kendala pada rem, pengendara akan diarahkan menuju bengkel terdekat untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Sunaryono, Kamis (26/3/26).

Langkah tersebut bertujuan menjaga performa rem tetap normal sekaligus menekan potensi terjadinya rem blong.

“Meski demikian, upaya ini sempat disalahartikan oleh sebagian pengendara,” katanya, sembari menahan senyum getir.

Ada yang mengira warga meminta sumbangan, bahkan hingga melemparkan uang, padahal tindakan tersebut murni demi keselamatan.

Salah satu pengendara asal Malang, Irul, mengaku awalnya terkejut saat dihentikan. Namun setelah mendapat penjelasan, ia merasa lebih tenang karena rem motornya kembali bekerja dengan baik setelah didinginkan sejenak.

Selama masa libur Lebaran 2026, tercatat sekitar 400 motor matik dihentikan setiap hari oleh warga. Upaya ini dinilai efektif dalam menekan angka kecelakaan akibat rem blong di jalur wisata Bromo.

Puluhan relawan yang terdiri dari karang taruna, pramuka, hingga masyarakat setempat dilibatkan secara bergiliran untuk melakukan penyekatan dan memberikan edukasi kepada para pengendara.

Mereka mengimbau agar setiap pengendara beristirahat sejenak untuk mendinginkan rem sebelum melanjutkan perjalanan menuruni kawasan Bromo. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.