Pasca Banjir, Dua Tanggul Sungai di Kota Pasuruan Dilaporkan Jebol

54

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dampak banjir yang melanda Kota Pasuruan pada Selasa hingga Rabu lalu mulai terungkap. Selain merendam permukiman dan mengganggu aktivitas warga, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan infrastruktur berupa jebolnya dua tanggul sungai di lokasi berbeda.

Tanggul pertama yang dilaporkan jebol berada di aliran Sungai Gembong, tepatnya di Dusun Karangwingko RT 01/RW 06, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo. Di titik ini, tanggul mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 9 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter.

Sementara itu, kerusakan tanggul kedua terjadi di Sungai Petung yang berada di wilayah Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Panjang tanggul yang jebol di lokasi ini diperkirakan mencapai 20 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter.

Jebolnya dua tanggul tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama melubernya air sungai ke sejumlah kawasan permukiman warga saat banjir terjadi. Bahkan, luapan air sempat menggenangi jalur Pantura hingga menghambat aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan telah melakukan asesmen di kedua lokasi. Penanganan darurat pun langsung dilakukan dengan memasang karung pasir untuk menutup sementara bagian tanggul yang rusak.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan, Anang Sururin, mengatakan bahwa langkah cepat dilakukan guna meminimalisir dampak lanjutan.

“Pasca banjir, kami menemukan dua titik tanggul jebol di Sungai Gembong dan Sungai Petung. Saat ini sudah dilakukan penanganan sementara menggunakan karung pasir untuk menahan aliran air,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi banjir di sejumlah wilayah sudah mulai surut, meski masih terdapat genangan air di beberapa titik.

“Kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan, termasuk rencana perbaikan permanen tanggul,” imbuhnya.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, mengingat kondisi tanggul yang ada masih bersifat penanganan sementara. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.