Pasuruan (WartaBromo.com) – Paparan air banjir kerap memicu berbagai masalah kulit, salah satunya rasa gatal yang mengganggu. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele, karena air banjir biasanya tercemar bakteri, jamur, hingga zat kimia berbahaya.
Dilansir dari Alodokter.com, dr. Yusi Caprianti menjelaskan sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk meredakan gatal akibat air banjir. Berikut beberapa cara yang bisa Bolo lakukan:
1. Mandi dengan Air Suam Kuku atau Dingin
Segera bersihkan tubuh setelah terpapar air banjir. Gunakan air suam kuku atau dingin, karena mandi air panas justru dapat memperparah rasa gatal pada kulit.
2. Gunakan Sabun Antiseptik
Saat mandi, gunakan sabun antiseptik dan pastikan air yang digunakan benar-benar bersih. Ini penting untuk menghilangkan kuman yang menempel di kulit.
3. Oleskan Pelembap Setelah Mandi
Kulit yang kering bisa memperburuk gatal. Oleh karena itu, gunakan pelembap setelah mandi agar kulit tetap terhidrasi dan tidak mudah iritasi.
4. Konsumsi Obat Pereda Gatal Jika Perlu
Jika gatal cukup mengganggu, Anda bisa mengonsumsi obat seperti antihistamin atau steroid sesuai anjuran dokter.
5. Gunakan Lotion Calamine
Penggunaan lotion calamine dinilai lebih efektif untuk meredakan gatal dibandingkan salep biasa, karena memberikan efek sejuk pada kulit.
6. Hindari Air Genangan Banjir
Langkah paling penting adalah menghindari kontak ulang dengan air banjir agar kondisi kulit tidak semakin parah.
Jika rasa gatal tidak kunjung membaik atau semakin parah, segera konsultasikan ke dokter kulit. Penanganan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Sebagai tambahan, obat seperti Dexteem Plus yang mengandung antihistamin dan steroid bisa digunakan untuk membantu meredakan alergi dan gatal. Namun, obat ini tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa pengawasan dokter. (Jun)





















