Bupati Probolinggo Gowes ke Kantor, Hidupkan Lagi Program Bike to Work Usai Libur Lebaran

6

Probolinggo (WartaBromo.com) — Hari pertama masuk kerja usai libur panjang dimanfaatkan Bupati Probolinggo Mohammad Haris untuk kembali menghidupkan program Bike to Work (B2W).

Ia mengayuh sepeda sejauh sekitar 7–8 kilometer menuju kantor bupati di Jalan Jenderal Panglima Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Senin (30/3/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Haris itu memulai perjalanan dari kediamannya di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan.

Mengenakan pakaian dinas harian lengkap, ia bersepeda bersama Sekretaris Daerah Ugas Irwanto dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rombongan bergerak santai menuju Kantor Bupati Probolinggo tanpa seremoni khusus. Kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk konsistensi program yang telah digagas sejak awal masa kepemimpinannya.

“Ini bukan hal baru. Sejak awal menjabat, bike to work sudah menjadi bagian dari program kami,” ujar Mohammad Haris.

Menurutnya, bersepeda ke kantor bukan sekadar simbol, tetapi langkah nyata untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus mendorong efisiensi energi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).

Ia menilai kebiasaan sederhana seperti bersepeda dapat memberikan dampak ganda, mulai dari menjaga kebugaran hingga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar.

“Harapannya kita tidak hanya bicara efisiensi energi, tapi juga membangun pola hidup sehat dan produktif,” katanya.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang di kantor-kantor OPD, seperti area parkir sepeda, ruang ganti, hingga fasilitas mandi.

Gus Haris juga menegaskan bahwa jarak tempuh dari rumah ke kantor yang mencapai sekitar 7–8 kilometer masih tergolong wajar jika dilakukan secara rutin.
“Jarak ini masih normal, asal kita terbiasa,” ujarnya.

Ia berharap gerakan ini tidak berhenti di lingkungan pemerintah daerah saja, tetapi juga bisa menginspirasi masyarakat luas untuk mulai beralih ke transportasi ramah lingkungan.

Menurutnya, program Bike to Work kini semakin relevan di tengah isu efisiensi energi dan kebutuhan menekan polusi udara.

“Kami memulai dari pemerintah agar bisa menjadi contoh. Semoga masyarakat juga ikut tergerak,” ucapnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa jalur sepeda di kawasan Kraksaan sebenarnya telah tersedia sejak awal pembangunan ibu kota kabupaten. Fasilitas tersebut, kata dia, bisa dimanfaatkan bersama oleh pengguna jalan.

Dengan kembali digalakkannya program ini, Pemkab Probolinggo berharap budaya bersepeda dapat menjadi kebiasaan baru yang berkelanjutan, tidak hanya bagi ASN, tetapi juga masyarakat secara umum. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.