Pasuruan (WartaBromo.com) – Pengguna jalan yang melintas di jalur utama Surabaya–Probolinggo diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, mulai 6 April hingga 30 November 2026, akses di Jalan Ir Juanda, tepatnya di kawasan Jembatan Buk Wedi, Sungai Petung, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, mengalami pengalihan arus akibat pekerjaan perbaikan jembatan.
Pengalihan ini berdampak pada seluruh jenis kendaraan, baik roda dua (R2), roda empat (R4), Bus AKAP hingga kendaraan berat. Para pengendara dari arah Surabaya menuju Probolinggo diimbau untuk memperhatikan rute alternatif yang telah disiapkan guna menghindari kepadatan lalu lintas.
Selama masa pengerjaan, arus kendaraan dialihkan melalui sejumlah titik, di antaranya Simpang Karangketug, Exit Tol Sutojayan, Simpang Kbonagung, Simpang Purut, Simpang Bulu Krampyangan, hingga Simpang Blandongan.
Pengendara juga dapat memanfaatkan Jalur Lingkar Selatan Kota Pasuruan atau keluar melalui Exit Tol Pasuruan sebagai opsi perjalanan yang lebih lancar.
Selain itu, pengguna jalan dari arah Probolinggo-surabaya bisa melewati, simpang tiga blandongan, ambil kiri menuju jalur Lingkar selatan, lurus hingga simpang empat kebonagung lurus menuju exit tol Sutojayan atau lurus hingga simpang tiga kraton.
Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah, menyampaikan bahwa pada tahap awal ini pengalihan arus masih bersifat uji coba. Hal itu dilakukan sebelum material proyek perbaikan jembatan tiba di lokasi.
“Kami sudah memasang sejumlah rambu-rambu di titik-titik pengalihan arus. Selain itu, di beberapa jalur juga disiagakan petugas dari lantas dan Dishub untuk membantu pengaturan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini material proyek memang belum datang, sehingga rekayasa lalu lintas masih dalam tahap penyesuaian di lapangan.
“Untuk saat ini masih uji coba. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mematuhi rambu yang ada, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama,” tambahnya.
Dengan adanya pengalihan ini, pengguna jalan diharapkan dapat merencanakan perjalanan lebih awal dan mempertimbangkan rute alternatif agar terhindar dari potensi kemacetan yang bisa terjadi selama proses pengerjaan berlangsung. (don)





















