Daging Sapi Kian Mahal, Pelaku Usaha Perkecil Porsi hingga Campur Ayam Jadi Solusi

14

Pasuruan (WartaBromo.com) – Lonjakan harga daging sapi di Kota Pasuruan mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha kecil. Mulai dari penjual bakso hingga jasa katering, kini harus memutar otak agar tetap bisa bertahan di tengah harga bahan baku yang terus merangkak naik.

Tekad (53), penjual bakso yang sudah puluhan tahun berjualan, mengaku kenaikan harga daging sapi mulai terjadi sejak bulan Ramadan. Harga daging kualitas super bahkan kini tembus Rp140 ribu per kilogram.

“Naiknya sudah dari puasa, sekarang makin tinggi. Kalau yang super bisa sampai Rp140 ribu,” kata Tekad, Senin (6/4/2026).

Meski begitu, ia mengaku tidak sanggup membeli daging kualitas super. Untuk kebutuhan sehari-hari, ia memilih daging sapi kualitas biasa seharga Rp120 ribu per kilogram. Namun, harga tersebut tetap memberatkan.

Untuk menyiasati kondisi ini, Tekad terpaksa mengubah komposisi bahan baku baksonya. Jika sebelumnya ia menggunakan lebih banyak daging sapi, kini ia mencampurnya dengan daging ayam.

“Biasanya beli sekitar 3,5 kilo sampai 5 kilo, sekarang cuma 1,5 kilo. Itu pun dicampur ayam biar tetap bisa jualan,” ujarnya.

Keluhan serupa juga datang dari Purwati (60), pemilik jasa katering di kawasan Perumahan Bugul Permai, Kelurahan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Ia mengaku kenaikan harga daging sapi membuat usahanya kelimpungan.

Biasanya, Purwati membeli sekitar 5 kilogram daging sapi setiap hari untuk kebutuhan katering. Namun dengan harga yang terus naik, ia kini harus memutar strategi agar tidak merugi.

“Sudah terlanjur terima pesanan dengan harga lama, jadi harus pintar-pintar mengatur. Kalau tidak, bisa tekor,” ungkapnya.

Sebagai langkah bertahan, Purwati terpaksa mengurangi porsi atau ukuran sajian yang menggunakan daging sapi. Hal ini dilakukan agar biaya produksi tetap bisa ditekan di tengah lonjakan harga.

Ia berharap harga daging sapi bisa segera kembali stabil agar para pelaku usaha kecil tidak terus terbebani.

“Kami berharap harga bisa normal lagi. Soalnya kalau terus naik seperti ini, usaha kecil seperti kami yang paling terasa dampaknya,” tandasnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.