Pasuruan (WartaBromo.com) – Aparat kepolisian mengamankan seorang warga Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, yang diduga terlibat dalam kasus pembacokan terhadap dua pemuda usai menonton acara sound horeg.
Terduga pelaku berinisial S A Z, seorang laki-laki warga Desa Tejowangi yang bekerja di sektor swasta. Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan di Mapolres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Namun demikian, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan detail terkait kronologi penangkapan, alur kejadian, hingga motif dari dugaan tindak kekerasan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu rilis resmi.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya pengamanan terhadap terduga pelaku.
“Nunggu rilis, saat ini diamankan di Polres Pasuruan,” ujarnya singkat, Rabu (8/4/2026).
Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan yang berujung pembacokan terjadi pada Selasa (27/1/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Dua pemuda asal Dusun Pakem, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, yakni Daniel (18) dan Firman (19), menjadi korban dalam insiden tersebut.
Keduanya diserang oleh sekelompok orang tak dikenal saat perjalanan pulang usai menghadiri acara sound horeg di Desa Tejowangi. Saat itu, Daniel mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol N 3715 TEY dengan Firman sebagai pembonceng. Mereka juga bersama satu motor lain yang ditumpangi tiga rekannya.
Perjalanan yang awalnya berjalan normal berubah mencekam ketika di sekitar SPBU Martopuro, mereka dihadang rombongan pemuda yang diperkirakan berjumlah puluhan orang. Korban yang panik mencoba melarikan diri, namun justru dikejar hingga akhirnya diserang di depan sebuah toko di kawasan Purwosari.
Akibat kejadian itu, Firman mengalami luka serius berupa bacokan di kaki kiri dan pergelangan tangan kiri hingga harus dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang. Sementara Daniel mengalami luka lebam di bagian kepala dan tangan, dan kini telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam aksi pengeroyokan yang sempat meresahkan warga tersebut. (don)




















