Korban Meninggal akibat Karhutla Bromo Bertambah, Munawi Wafat di Surabaya

20

Probolinggo (WartaBromo.com) – Jumlah korban meninggal akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, bertambah menjadi lima orang.

Munawi, warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Senin (19/10/2026).

Munawi meninggal pada pukul 14.55 WIB. Ia sebelumnya mengalami luka bakar lebih dari 50 persen akibat kebakaran di kawasan Pusung Lingker, Bukit Mentigen.

Kapolsek Sukapura, Iptu Djuwantoro Setyowadi, membenarkan kabar meninggalnya Munawi. Informasi tersebut diterimanya pada Senin sore.

“Benar, ada korban yang meninggal lagi. Saya baru mendapat informasi setelah dari lokasi kejadian,” kata kapolsek.

Sebelum meninggal, kondisi Munawi sempat dilaporkan relatif stabil setelah dirujuk ke Surabaya pada Kamis (15/10/2026) malam. Namun, ia akhirnya tidak tertolong setelah menjalani perawatan medis.

Munawi merupakan salah satu dari dua korban yang dirujuk ke RSUD dr Soetomo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Korban lainnya, Suraji, juga mengalami luka bakar serius dan sempat menjalani prosedur cangkok kulit. Kondisi Suraji dilaporkan mengkhawatirkan.

Sebelum Munawi meninggal, empat korban telah lebih dahulu dinyatakan meninggal dunia.

Tiga orang ditemukan meninggal di lokasi kebakaran, sedangkan satu korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Tongas pada Kamis malam.

Dengan meninggalnya Munawi, total korban jiwa dalam kebakaran di kawasan Pusung Lingker dan Bukit Mentigen, Bromo, menjadi lima orang.

Peristiwa tersebut menambah duka bagi masyarakat Tengger, khususnya warga Desa Ngadirejo dan keluarga para korban.

Sementara itu, Suraji masih menjadi perhatian karena kondisi kesehatannya dilaporkan serius. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.