HIPMI Peduli: Pengusaha Muda Pasuruan Turut Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla Arjuno

36

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno tak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar warga. Kerusakan pipa instalasi air bersih membuat sejumlah warga di Kecamatan Prigen dan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, kesulitan mendapatkan pasokan air.

Merespons kondisi tersebut, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak, Rabu (21/10/2026).

Sebanyak empat tangki air bersih didistribusikan ke Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, serta Dusun Gunung Malang, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi.

Koordinator pembagian air bersih di Desa Jatiarjo, Syarifudin Latif, bersama koordinator pembagian di Desa Tambaksari, Dwi Lestari atau yang akrab disapa Dwi Sinyo, terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut. Kegiatan ini juga didampingi Sekretaris HIPMI Kabupaten Pasuruan, Tsaqif Kurniawan.

Dwi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian HIPMI terhadap warga yang tengah menghadapi kesulitan air bersih akibat terputusnya pipa instalasi air bersih.

“Alhamdulillah, ini kami bisa membantu bersama teman-teman,” ujar Dwi.

Menurutnya, pasokan air bersih sangat dibutuhkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama distribusi air belum kembali normal. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sembari menunggu proses perbaikan jaringan pipa selesai.

HIPMI Kabupaten Pasuruan juga berencana kembali menyalurkan bantuan serupa pada Jumat (23/10/2026). Langkah tersebut diharapkan bisa membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi warga yang masih terdampak.

Di tengah upaya penanganan karhutla, terputusnya jaringan pipa air bersih menjadi persoalan tambahan yang harus segera ditangani. Selain berupaya mengendalikan perluasan kebakaran, pemerintah dan petugas gabungan juga dihadapkan pada kebutuhan untuk memastikan akses masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi.

Sementara itu, kebakaran di kawasan Gunung Arjuno masih berlangsung. Berdasarkan laporan pemantauan hingga Selasa (20/10/2026) malam atau Rabu dini hari, pergerakan api disebut mulai mengarah ke kawasan perbukitan di Kabupaten Mojokerto dan wilayah Kota Batu.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan ancaman kebakaran, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak.

Melalui penyaluran air bersih ini, HIPMI Kabupaten Pasuruan berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa darurat, sekaligus meringankan kesulitan masyarakat hingga jaringan distribusi air kembali berfungsi. (*/red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.