Viral! Nenek di Probolinggo Dianiaya Anak Kandung, Begini Alasannya

299

Probolinggo (WartaBromo.com) – Sebuah video memilukan memperlihatkan seorang nenek renta ditelantarkan dan bahkan dianiaya oleh anak kandungnya sendiri di Kabupaten Probolinggo, viral di media sosial dan grup WhatsApp.

Peristiwa menyayat hati itu dialami Mbah Notaji, warga Desa Jambangan, Kecamatan Besuk.

Dalam video berdurasi dua menit yang ramai dibagikan warganet, terlihat Mbah Notaji didorong kasar hingga terjatuh, dan di video lain tampak ditelantarkan begitu saja di pinggir jalan.

Tragisnya, pelaku dalam video itu tak lain adalah anak kandungnya sendiri, Misrika.

Menurut petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Besuk, Yayan Sumarsono, kejadian penelantaran ini sebenarnya terjadi sebulan lalu.

Mediasi antara Misrika dan perangkat desa sempat dilakukan pada 3 Juni 2025 di rumah Saiful, Kepala Dusun setempat, dengan didampingi pekerja sosial dari Pemkab Probolinggo.

Namun hasilnya nihil. Misrika tetap menolak untuk merawat ibunya.

“Alasannya karena sakit hati. Katanya, ibunya pernah menyuruh saudara lain untuk membunuhnya,” ungkap Yayan.

Diketahui, Mbah Notaji memiliki tiga orang anak. Anak pertama tinggal di Desa Alastengah, anak kedua merantau ke Bali, dan anak bungsunya adalah Misrika yang tinggal satu rumah dengannya.

“Yang sering kirim uang itu anaknya yang di Bali. Kalau yang perempuan ini, memang sering ribut sama ibunya,” ujar Umar, warga sekitar.

Setelah video viral, kondisi Mbah Notaji langsung menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Yayasan Griya Lansia.

Pendiri yayasan, Arief Camra, mendapat laporan dari seorang tetangga bernama Bu Jum, lalu bergerak cepat mengevakuasi Mbah Notaji pada Jumat (25/7/2025).

Saat dijemput, Misrika dengan tegas menyatakan tidak ingin lagi merawat ibunya. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.