Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemerintah Kota Pasuruan terus menggerakkan roda perekonomian dan pariwisata lokal melalui berbagai kegiatan inovatif. Salah satunya lewat gelaran Festival Bandeng Jelak ke-6 yang tahun ini dikemas lebih meriah.
Sabtu pagi (26/72025), Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi atau yang akrab disapa Mas Nawawi, secara resmi memberangkatkan Jalan Santai Pipir Tambak dari halaman Kantor Dinas Perikanan. Ia didampingi Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, serta jajaran Forkopimda Kota Pasuruan.
Kegiatan jalan santai ini melibatkan ratusan peserta, mulai dari pegawai Pemkot hingga masyarakat umum. Acara ini menjadi salah satu rangkaian dalam Festival Bandeng Jelak yang digelar untuk mengenalkan potensi unggulan sektor perikanan Kota Pasuruan, khususnya komoditas bandeng jelak.
Dalam sambutannya, Mas Nawawi menekankan bahwa Festival Bandeng Jelak bukan sekadar acara seremonial, melainkan upaya konkret pemerintah untuk menggairahkan ekonomi dan wisata lokal.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Pasuruan mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh elemen masyarakat. Festival ini diinisiasi oleh Dinas Perikanan sebagai strategi untuk menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata berbasis potensi lokal,” ujar Nawawi.
Ia menjelaskan, bandeng jelak memiliki ciri khas tersendiri yang menjadikannya unggulan, yakni tidak memiliki aroma tanah seperti bandeng pada umumnya. Potensi ini, kata dia, perlu terus dikembangkan dan dipromosikan secara masif.
“Bandeng jelak ini harus kita dorong sebagai ikon kuliner Kota Pasuruan. Saya berharap, masyarakat bisa menjadikannya sebagai konsumsi harian. Ini juga akan memberi dampak langsung pada pelaku usaha bandeng di kota kita,” tambahnya.
Mas Nawawi juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus berkolaborasi dalam membangun Kota Pasuruan, khususnya melalui digitalisasi dan pengembangan produk lokal agar mampu bersaing di tengah tantangan global.
“Dengan pendekatan digital, kita bisa menjangkau pasar lebih luas. Mari bersama-sama membangun ekonomi yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Festival Bandeng Jelak sendiri dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan beragam kegiatan mulai dari lomba masak, bazar UMKM, hingga promosi hasil perikanan unggulan. Pemerintah berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan berskala lebih besar untuk mendongkrak nama Kota Pasuruan di kancah wisata kuliner dan ekonomi kreatif. (don/**)