Usai Viral, Bapak dan Anak asal Sidogiri Kini Dirawat di Surabaya, Kepala Desa Bantah Soal Ada Pengusiran

300

Kraton (WartaBromo.com) – Fredo Eswanto, warga Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, bersama anak perempuannya kini telah mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Keduanya sebelumnya viral di media sosial setelah sebuah video yang diunggah akun TikTok @purnomopolisibaik menyita perhatian publik.

Dalam video tersebut, Fredo dan anaknya menampilkan kondisi kesehatan serius yang tengah mereka alami. Fredo diketahui menderita suspect tumor mandibula, sementara anak perempuannya mengalami kelainan bawaan lahir. Video itu juga memuat pernyataan sang anak yang menyebut bahwa ayahnya diusir oleh keluarga.

Saat ditanya pemilik akun TikTok “siapa yang diusir?”, anak perempuan Fredo menunjuk ayahnya. Ketika ditanya kembali “siapa yang mengusir?”, anak tersebut menjawab “mama”. Namun, Fredo langsung membantah pernyataan itu sambil menangis.

“Gak tahu ceritanya ini anak saya, Pak,” ujar Fredo dalam video tersebut.

Viralnya video ini memicu berbagai reaksi publik. Menanggapi hal itu, Kepala Desa Sidogiri, Ali Maky, memberikan klarifikasi dan membantah adanya pengusiran terhadap Fredo maupun anak-anaknya oleh pihak keluarga.

“Kalau diusir seperti yang disampaikan di media sosial itu tidak benar. Pihak keluarga tidak pernah mengusir yang bersangkutan,” tegas Ali Maky, Minggu (14/12/2025).

Menurut Ali, hubungan Fredo dengan keluarga selama ini masih terjalin dengan baik, meskipun yang bersangkutan sedang menghadapi kondisi kesehatan yang berat. Ia juga mengaku terkejut saat mengetahui Fredo viral di media sosial dan disebut-sebut berada di Kabupaten Lamongan untuk mencari bantuan pengobatan.

“Kalau pamit ke keluarga, katanya mau ke Surabaya, ke kebun binatang. Tiba-tiba kami lihat viral berada di Lamongan. Kami sekeluarga kaget,” ungkapnya.

Ali Maky menjelaskan bahwa Fredo Eswanto memang menderita penyakit serius. Selain itu, kedua anaknya juga mengalami gangguan kesehatan berat. Anak perempuannya memiliki kelainan bawaan lahir, sementara anak laki-lakinya mengalami kebocoran pada bagian kelamin.

Ia menegaskan bahwa selama ini Fredo dan anak-anaknya telah mendapatkan penanganan medis melalui BPJS Kesehatan. Keluarga tersebut juga tercatat sebagai penerima bantuan sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

“Bantuan pengobatan masih berjalan sampai sekarang. Mungkin karena penyakitnya tidak kunjung sembuh, akhirnya yang bersangkutan merasa putus asa atau bingung, sehingga pergi sampai ke Lamongan,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi terbaru, Fredo Eswanto dan anak perempuannya saat ini telah dirujuk dan menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya dengan pendampingan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Desa Sidogiri, lanjut Ali, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan Fredo dan anak-anaknya mendapatkan pendampingan, perlindungan, serta akses layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.