Jember (WartaBromo.com) – Persekap Kota Pasuruan harus mengakhiri langkahnya di Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026 meski menutup laga terakhir Grup DD dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Simo Putra FC. Tambahan tiga poin tersebut belum cukup mengantarkan Persekap melaju ke babak 16 besar.
Sejak babak pertama, kedua tim tampil terbuka dan saling melancarkan serangan. Persekap terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola maupun intensitas serangan. Namun rapatnya pertahanan Simo Putra FC membuat tak satu pun gol tercipta hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persekap semakin meningkatkan tekanan. Dominasi tersebut akhirnya berbuah hasil pada menit ke-67 setelah wasit menunjuk titik putih. Racksa Surya Wijaya yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Persekap unggul 1-0.
Tujuh menit berselang, Racksa kembali mencatatkan namanya di papan skor. Melalui sundulan tajam di menit ke-74, ia menggandakan keunggulan Persekap menjadi 2-0. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Satu menit kemudian, Simo Putra FC mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Persekap memastikan kemenangan pada menit ke-83 lewat gol tambahan yang mengubah skor menjadi 3-1 hingga laga usai. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Persekap di fase grup, namun tetap tak cukup untuk mengubah nasib mereka di klasemen akhir.
Pelatih Persekap, Ari Budi, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski gagal melangkah ke fase berikutnya.
“Kita sudah berusaha semampu kita. Meski di babak pertama tadi kita cukup kesulitan, namun di babak kedua kita bisa menguasai pertandingan dan menang 3-1. Saya tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak yang bermain maksimal sampai akhir,” ujarnya.
Persaingan sengit di Grup DD Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026 pun resmi berakhir. Berdasarkan klasemen akhir, Inter Kediri dan Persid Jember memastikan diri sebagai dua tim yang berhak melaju ke babak 16 besar.
Inter Kediri tampil impresif sepanjang fase grup dengan raihan 7 poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang. Selain produktif dengan torehan lima gol, lini pertahanan mereka juga tampil solid tanpa kebobolan satu gol pun.
Sementara itu, Persid Jember mengamankan posisi runner-up dengan koleksi 5 poin hasil satu kemenangan dan dua kali imbang. Meski hanya mencetak dua gol, pertahanan yang kokoh menjadi kunci keberhasilan tim asal Jember tersebut.
Persekap Kota Pasuruan harus puas finis di peringkat ketiga dengan 4 poin. Kemenangan 3-1 atas Simo Putra FC di laga terakhir belum cukup untuk mengejar poin Persid Jember. Adapun Simo Putra FC menutup fase grup di dasar klasemen tanpa poin setelah menelan tiga kekalahan beruntun. (don)





















