Pasuruan (WartaBromo.com) – Sejak becak listrik mulai beroperasi di sejumlah daerah, perhatian publik terus meningkat. Di Pasuruan, kendaraan ramah lingkungan ini kini mulai terlihat di jalanan kota.
Namun, di tengah penggunaannya, muncul pertanyaan dari warga dan pengemudi, apakah becak listrik bisa dipakai saat hujan? Pertanyaan ini wajar, mengingat saat ini di Pasuruan masih rawan musim penghujan.
Sistem Kerja Becak Listrik Modern
Becak ini menggabungkan mesin berbahan bakar oli dan motor listrik sebagai sumber tenaga. Motor listrik memberi dorongan tambahan, sedangkan mesin oli menjaga jarak tempuh lebih panjang.
Kombinasi ini membuat becak berguna untuk berbagai tugas di wilayah perkotaan. Jenisnya meliputi roda tiga barang mini, kendaraan listrik barang, dan truk pickup listrik.
Daya Tahan Komponen Saat Hujan
Produsen merancang becak listrik minyak agar cukup tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Komponen listrik utama dilindungi untuk mencegah kerusakan akibat hujan ringan.
Baterai ditempatkan dalam wadah tertutup untuk menghindari air masuk. Pengkabelan juga diisolasi guna melindungi sistem dari kelembapan berlebih.
Mesin oli tetap dapat bekerja normal meski terkena hujan ringan. Kondisi ini membuat becak masih bisa dioperasikan saat cuaca kurang bersahabat.
Keamanan Berkendara di Jalan Basah
Ban becak listrik dirancang dengan tapak yang cukup dalam. Tapak tersebut membantu menyalurkan air dan menjaga daya cengkeram ban.
Hal ini memungkinkan pengemudi tetap stabil saat melintasi jalan basah. Risiko tergelincir dapat diminimalkan selama kecepatan tetap dikendalikan.
Jadi, apakah becak listrik bisa dipakai saat hujan? Jawabannya bisa, dengan catatan digunakan secara hati-hati dan memperhatikan kondisi jalan. (jun)





















