Sumberasih (Wartabromo.com) Pasca terendam banjir semalam, puluhan rumah di Dusun Bibis, Desa Lemah Kembar, Sumberasih, mulai membersihkan rumah.
Namun demikian, pompa air yang tidak berfungsi membuat warga kesulitan mendapat air bersih. Satu-satunya suplai adalah bantuan dari damkar yang sedari pagi hilir mudik membersihkan rumah warga satu persatu.
“Tapi tidak merata, dari timur disemprot, sini dilewati, satu lagi disana juga,” ujar salah satu warga, Ali, di lokasi, Minggu (18/1/26).
Kondisi itu menimbulkan perebutan air bersih yang disalurkan damkar. Sebab warga sama-sama ingin cepat selesai membersihkan rumah.
Ada 65 unit rumah yang terendam banjir semalam. Berdasarkan keterangan warga, sejak semalam minim petugas. Sehingga warga evakuasi mandiri menggunakan kapal kayu yang biasa tertambat di sungai setempat.
“Ndak ada pak, bantuan nasi saja kami cari sendiri. Tadi adaloh petugas bawa nasi bungkus tapi ya cuman dibawa tok, gak dikasik ke warga,” sahut yati, emak-emak tetangga Ali.
Pantauan di lapangan, ada tiga unit kendaraan damkar bekerja keras di lokasi tersebut. Secara bergiliran, kedua kendaraan dan petugas menyemprot rumah warga.
Danpos Damkar Unit Tongas, dikonfirmasi melalui sambungan selular mengatakan, ada tiga unit kendaraan yang diterjunkan untuk membantu di kawasan itu.
“Meliputi dua unit fire truck berkapasitas 3500 liter dan 6000 liter, serta satu unit fire supply berkapasitas 4000 liter,” jelasnya. (lai/saw)





















