Warkop Dimaling dan Pemilik Rugi Jutaan Rupiah, Pemilik Enggan Lapor Polisi

11

Dringu (WartaBromo.com) – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kali ini, sebuah warung kopi yang berada di Jalan Raya Dringu, Dusun Krajan, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, menjadi sasaran pelaku yang diduga beraksi dengan cara menjebol plafon bangunan.

Pelaku diperkirakan berhasil membawa kabur uang tunai dan sejumlah rokok dengan total kerugian sekitar Rp2,5 juta.

Pemilik warung, Lutfi Darmawan (34), warga Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, mengungkapkan bahwa tanda-tanda pembobolan sebenarnya sudah terdeteksi sejak Rabu (21/1/2026).

Saat itu, Lutfi melihat adanya lubang mencurigakan di bagian plafon depan warung, serta jejak kaki di tembok belakang bangunan. Namun karena belum ditemukan barang yang hilang, aktivitas jual beli tetap berjalan normal hingga warung tutup.

Kepastian terjadinya pencurian baru diketahui pada Kamis (22/1/2026) pagi, saat korban hendak membuka warung. Ia mendapati rontokan plafon di area meja kasir, dan setelah diperiksa lebih lanjut, bagian plafon tersebut ternyata telah jebol.

“Di sekitar meja kasir ada rontokan, dan plafon di atasnya sudah berlubang,” ujar Lutfi, Jumat (23/1/2026).

Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, uang hasil penjualan yang disimpan di beberapa kotak diketahui telah hilang. Selain itu, sejumlah bungkus rokok yang berada di etalase warung juga raib. Kondisi ini mengindikasikan pelaku memiliki cukup waktu untuk mengamati dan memilih barang yang akan diambil.

Keterangan warga sekitar turut memperkuat dugaan bahwa pencurian dilakukan secara terencana. Pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, warga mengaku mendengar suara bisikan dari arah belakang warung kopi tersebut. Suara itu diduga berasal dari pelaku saat menjalankan aksinya atau ketika bersiap meninggalkan lokasi.

Berdasarkan pola kerusakan, pelaku diduga masuk dengan cara memanjat tembok belakang, kemudian menjebol plafon untuk masuk ke dalam warung. Setelah menggasak uang dan barang, pelaku kembali keluar melalui jalur yang sama guna menghindari akses pintu utama.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp2,5 juta. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, korban memilih tidak melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke pihak kepolisian.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat menyulitkan proses pengungkapan pelaku serta membuka peluang terjadinya aksi serupa di wilayah sekitar. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.