KH Munir Cholili Wafat di Usia 85 Tahun, Ulama Rujukan Probolinggo Berpulang

48

Probolinggo (WartaBromo.com) — KH Munir Cholili, ulama sepuh yang selama puluhan tahun menjadi rujukan keagamaan di Kabupaten Probolinggo, wafat pada Selasa sore (27/1/2026). Beliau meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Malang sekitar pukul 17.00 WIB dalam usia 85 tahun.

KH Munir Cholili (acap ditulis Kholili) dikenal sebagai tokoh agama berpengaruh di Probolinggo. Selain mengasuh Pondok Pesantren Rofiatul Islam, ia pernah menjabat Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo pada periode 2010–2025.

Di lingkungan Nahdlatul Ulama, KH Munir juga pernah mengemban amanah sebagai Rais Syuriah PCNU Kraksaan periode 2010–2020 dan kemudian dipercaya sebagai Mustasyar.

Kabar wafatnya KH Munir dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Menantu almarhum, KH Ahmad Mudlofir Irwani, menyebut kondisi kesehatan KH Munir menurun dalam sebulan terakhir sebelum akhirnya menjalani perawatan intensif.

“Dalam satu bulan terakhir kondisi beliau memang menurun. Beliau wafat menjelang maghrib, sekitar pukul lima sore,” kata Kiai Dlofir, Selasa petang.

Menurut keluarga, KH Munir menderita sejumlah penyakit komplikasi, di antaranya gangguan ginjal, jantung, dan paru-paru. Penyakit tersebut membuat aktivitasnya sangat terbatas dalam beberapa waktu terakhir.

Hingga Selasa malam, jenazah masih berada di Malang. Keluarga masih mematangkan persiapan pemulangan ke Probolinggo.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB di lingkungan Masjid Pondok Pesantren Rofiatul Islam, Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, tempat ia mengabdikan sebagian besar hidupnya. “Mohon doa untuk almarhum,” ujarnya.

Dalam kiprahnya, KH Munir kerap menjadi rujukan dalam persoalan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Pandangannya dikenal moderat dan berhati-hati, terutama dalam isu-isu yang bersinggungan langsung dengan kehidupan umat.

Wafatnya KH Munir Cholili menandai berakhirnya satu generasi ulama sepuh yang tumbuh bersama dinamika sosial-keagamaan Probolinggo sejak dekade awal Orde Baru hingga era reformasi. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.