Kesaksian Warga Saat Kecelakaan di Pleret: Penjual Degan Terlempar dari Mobilnya

66

Pohjentrek (WartaBromo.com) – Kecelakaan lalu lintas tragis mengguncang Jalan Raya Pleret, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Jumat (30/1/2026) siang. Sebuah dump truk bermuatan pasir menghantam dua kendaraan yang tengah terparkir di pinggir jalan, mengakibatkan korban jiwa dan proses evakuasi yang berlangsung dramatis.

Peristiwa nahas itu melibatkan dump truk bernomor polisi S 8002 UU, minibus L 1568 MM, serta sebuah pikap L 8017 MC yang biasa digunakan untuk berjualan kelapa muda.

Salah satu saksi mata, Hariyanto (47), warga setempat, menuturkan detik-detik kecelakaan bermula saat dump truk melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Tanpa diduga, truk tersebut langsung menghantam minibus yang sedang terparkir di pinggir jalan. Benturan keras tak berhenti di situ, karena di belakang minibus terdapat pikap penjual kelapa muda yang ikut tertabrak.

@

♬ –

“Tiba-tiba dari arah selatan dum truk melaju kencang, brak… langsung menabrak dua kendaraan, Avanza dan pikap jual degan,” ungkapnya.

Akibat benturan tersebut, kedua kendaraan yang ditabrak rusak parah setelah terjepit tiang listrik dan tiang telepon. Dua orang di dalam minibus terjebak, sementara penjual kelapa muda bernama Toilah (50), warga Desa Pleret, terlempar dari kendaraannya dan mengalami luka parah di bagian kaki.

“Ibu-ibu yang jual degan itu terlempar. Kondisinya luka parah, langsung dievakuasi ke rumah sakit Purut,” lanjut Hariyanto.

Tak hanya itu, sopir dump truk juga mengalami nasib serupa. Bagian depan truk ringsek parah hingga membuat pengemudinya terjepit di dalam kabin. Proses evakuasi pun berlangsung cukup lama dan menegangkan, melibatkan petugas kepolisian yang dibantu warga sekitar.

“Evakuasinya lama. Total ada tiga korban yang terjebak, dua di minibus dan satu sopir truk,” ujar Hariyanto, yang turut membantu proses penyelamatan.

Sementara itu, dua penumpang minibus sempat terjebak di dalam kendaraan. Salah satunya, Muhammad Sofyan (37), sopir minibus asal Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Yang satu di minibus meninggal. Yang satu penumpang lagi tadi masih bergerak. Total korban ada empat orang,” kata Sulkan (53), saksi lainnya.

Seluruh proses evakuasi korban dan kendaraan rampung sekitar satu jam setelah kejadian. Para korban kemudian dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD Soedarsono, Kota Pasuruan.

Berdasarkan informasi di lokasi, dump truk bermuatan pasir tersebut melaju dari arah Malang menuju Pasuruan. Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami gangguan sistem pengereman sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak kendaraan yang terparkir.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan korban serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Info awal pengemudi kurang hati-hati. Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.