Cari Kepiting, Nelayan Asal Kraton Tewas Tersambar Petir Saat Melaut di Perairan Tlocor Sidoarjo

169

Pasuruan (WartaBromo.com) – Musibah tragis menimpa seorang nelayan asal Kabupaten Pasuruan. Seorang pria bernama M Sani (34) dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat melaut di wilayah Perairan Katingan, Tlocor, Kabupaten Sidoarjo, Senin (2/2/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat korban bersama dua rekannya tengah mencari kepiting. Cuaca buruk disertai hujan lebat dan petir diduga menjadi penyebab utama kecelakaan laut tersebut.

Kasubnit Lidik Satpolairud Polres Pasuruan Kota, Aipda Laswanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 20.00 WIB.

“Korban berangkat melaut sekitar pukul 16.00 WIB. Saat tiba di perairan Katingan, cuaca tiba-tiba memburuk. Sekitar pukul 18.00 WIB, korban yang saat itu mengemudikan perahu tersambar petir dan langsung terjatuh di dalam perahu,” ujar Aipda Laswanto, Selasa (3/2/2026).

Menurut keterangan saksi, korban sempat terlihat tidak bergerak setelah insiden tersebut. Saksi Rohman, yang berada satu perahu dengan korban, mengungkapkan detik-detik kejadian nahas itu.

“Waktu itu hujan deras dan petir menyambar-nyambar. Tiba-tiba mesin perahu mati. Saya menoleh ke belakang, korban sudah tergeletak dan tidak bernyawa. Di dada sebelah kanan terlihat bekas luka,” tutur Rohman.

Setelah memastikan korban meninggal dunia, rekannya kemudian segera membawa perahu kembali ke daratan dan mengevakuasi korban ke Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, menggunakan ambulans untuk dimakamkan.

Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni dan menolak dilakukan visum maupun otopsi. Pernyataan penolakan tersebut dituangkan dalam surat resmi yang diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Keluarga korban tidak menuntut pihak mana pun dan meminta jenazah langsung dimakamkan,” jelas Laswanto.

Diketahui, Perairan Katingan, Kabupaten Sidoarjo, dikenal rawan terjadi badai petir, terutama saat musim penghujan. Kepolisian mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi keselamatan bersama. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.