Dringu (WartaBromo.com) – Ratusan rumah di dua desa di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo terendam banjir kiriman. Imbas hujan deras yang melanda kawasan selatan, seperti Kecamatan Tegalsiwalan, Sumber, Kuripan dan Bantaran.
Peningkatan debit Kali Kedunggaleng terpantau sejak sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (9/2/26). Saat itu, kawasan selatan sudah diguyur hujan lebih dari satu jam dengan intensitas tinggi.
Akibatnya, menjelang maghrib debit air tumpah melalui jembatan Gang Loan dan Siwalan di Desa Kedungdalem. Begitu juga di Desa Dringu yang lokasinya berada di utara Kedungdalem.
“Menjelang adzan maghrib itu sebetulnya info dari Dam Kedunggaleng sudah turun, tapi disini belum,” ujar salah satu warga, Wahyuni, ditemui di kediamannya, Dusun Krajan Dringu.
Informasi yang dihimpun, debit air di dam kedunggaleng sempat menyentuh 170 sentimeter. Sedangkan di Dam Kaliamas, sempat mencapai 220 sentimeter.
“Harusnya air surut tidak meluber, kalau di di dam Kedunggaleng 170, bahkan turun 150 tadi. Tapi rupanya ada faktor lain sehingga air tetap meluber ini,” lanjutnya.
Peningkatan debit air di dam kaliamas, rupanya yang jadi pemicu. Sebab ada limpahan air dari saluran Dam Mbok Siti Sumberbulu.
Sehingga debit air di sekitar Desa Kedungdalem dan Dringu masih tinggi dan meluap. Sebelumnya, kawasan hulu aliran dam mbok siti di Tegalsiwalan, juga diguyur hujan deras.
Selepas maghrib air berangsur surut. Termasuk jalan daendels yang sebelumnya sempat berubah jadi kali, juga surut dan bisa dilalui kembali.
Sejauh ini proses asesmen masih dilakukan BPBD Kabupaten Probolinggo. Unit damkar dan tangki DLH disiagakan di lokasi, untuk membantu menyemprot lumpur di jalan raya serta sejumlah fasilitas publik. Seperti sekolah dan kantor Desa Dringu. (lai/saw)





















