Audensi di DPRD: Sakeramania Soroti Kepemilikan Saham PT Persekabpas Laskar Sakera

56

Bangil (WartaBromo.com) – Audiensi antara suporter Persekabpas, manajemen tim, dan DPRD Kabupaten Pasuruan akhirnya digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/2/2026). Pertemuan tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, manajer Persekabpas, serta perwakilan Sakeramania yang dipimpin Koordinator Sakera Mania, Rosul.

Dalam forum tersebut, suporter menyampaikan sejumlah unek-unek terkait masa depan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Pasuruan itu. Meski kecewa gagal naik kasta, Sakeramania juga menyoroti persoalan kepemilikan klub yang saat ini berada di bawah naungan PT Persekabpas Laskar Sakera.

Rosul menegaskan, suporter tidak ingin jika ada proses pergantian kepemilikan saham justru memberatkan langkah Persekabpas ke depan.

“Semuanya duduk bareng, dari PT dan semuanya duduk bareng. Saya ingin menjaga Persekabpas agar tidak keluar dari Pasuruan dan berganti nama,” tegas Rosul usai audiensi.

Ia menyebut, saat ini saham PT Persekabpas Laskar Sakera telah dimiliki dua orang. Karena itu, menurutnya, perlu ada kesepakatan bersama untuk menyelamatkan klub tanpa ada kepentingan transaksional yang berpotensi membebani pengelola berikutnya.

“Karena sudah PT, saham sudah dimiliki dua orang. Sepakat kita duduk bareng untuk menyelamatkan Persekabpas. Jadi jangan pernah ada transaksional karena nanti memberatkan Persekabpas,” lanjutnya.

Sakeramania berharap, siapa pun yang nantinya memegang kendali klub, tidak dibebani persoalan finansial atau utang masa lalu.

“Nanti dipegang siapapun, next yang pegang dan memperjuangkan Persekabpas tidak memberatkan mereka. Jadi langkah selanjutnya tidak ada hutang-hutang. Kita butuh sosok ikhlas yang memperjuangkan Persekabpas dan mau naik Liga 2,” tandas Rosul.

Untuk diketahui, kepemilikan saham PT Persekabpas Laskar Sakera tercatat atas dua nama, yakni Udik Djanuantoro dan Gaung Andaka Ranggi Purbangkara, masing-masing sebesar 250 lembar saham atau 50 persen.

Dalam audiensi tersebut, suporter juga meminta DPRD Kabupaten Pasuruan turut memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan melibatkan seluruh unsur, mulai dari manajemen PT, legenda Persekabpas, pemain, hingga perwakilan suporter.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menyatakan siap menjembatani komunikasi antar pihak agar keberlanjutan Persekabpas tetap terjaga dan tidak keluar dari identitasnya sebagai tim kebanggaan masyarakat Pasuruan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.