DLH Kabupaten Pasuruan: Sampah Rumah Tangga dan Pasar Desa Jadi Penyumbang Terbesar Timbulan Sampah

28

Bangil (WartaBromo.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan menyebut timbulan sampah di wilayah Kabupaten Pasuruan masih didominasi sampah rumah tangga dan aktivitas pasar, khususnya pasar-pasar desa.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, M. Nur Kholis, menjelaskan bahwa sebagian besar sampah berasal dari aktivitas keseharian masyarakat.

“Kalau dilihat dari struktur itu, penyumbang terbesar sampah di Kabupaten Pasuruan ini masih dari kegiatan rumah tangga, kegiatan pasar, pasar-pasar desa. Kegiatan keseharian kitalah yang menjadi penyumbang sampah,” ujarnya.

Berdasarkan karakteristiknya, komposisi sampah di Kabupaten Pasuruan juga masih didominasi jenis organik.

“Kalau berdasarkan karakteristiknya, itu 60 persen sampah organik, sedangkan 40 persennya sampah anorganik,” jelasnya.

Untuk menekan jumlah timbulan sampah, DLH Kabupaten Pasuruan telah bekerja sama dengan berbagai pihak guna mendorong pengurangan sampah sejak dari sumbernya. Menurut Nur Kholis, kunci utama pengelolaan sampah berada pada kesadaran masyarakat sebagai penghasil sampah.

“Jadi kami sudah bekerja sama dengan beberapa stakeholder untuk melakukan pengurangan sampah mulai dari sumbernya. Siapa sumbernya? Ya penghasil sampah itu sendiri, mulai dari rumah tangga. Inilah yang kami harapkan sudah mulai ada pengurangan sampah,” katanya.

Ia menegaskan, upaya pengurangan sampah tidak akan berjalan efektif tanpa keterlibatan aktif masyarakat.

“Jadi siapapun tidak akan bisa mengurangi sampah kalau tidak dilakukan oleh yang menghasilkan sampah itu sendiri,” pungkasnya. (fir/red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.