Heboh! Video Duel di Probolinggo Viral, Debt Collector dan Warga Saling Polisikan

46

Kraksaan (WartaBromo.com) — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dua pria terlibat cekcok sengit hingga diduga baku hantam di sebuah rumah.

Insiden yang disebut terjadi di Kabupaten Probolinggo itu kini masuk ranah hukum. Kedua pria dalam video tersebut sama-sama melapor ke polisi.

Ada 2 video yang beredar, masing-masing berdurasi 43 detik dan 16 detik. Dalam rekaman yang viral, dua pria tampak terlibat adu mulut dengan nada tinggi.

Ketegangan meningkat hingga diduga terjadi kontak fisik. Seorang pria lain terlihat berusaha melerai, sementara seorang perempuan merekam kejadian dari jarak dekat.

Informasi yang beredar menyebutkan, dua pria tersebut adalah Mahfud Rosyi, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, dan Sahla, warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan.

Peristiwa itu disebut terjadi di rumah Sahla pada Jumat (13/2/2026) petang. Diketahui Sahla beroperasi sebagai penagih hutang atau debt collector.

Perselisihan diduga dipicu persoalan penebusan sepeda motor. Mahfud mengaku datang ke rumah Sahla untuk mengambil kembali motornya dengan membawa uang Rp 2 juta. Namun pertemuan tersebut berujung pertengkaran.

“Saya datang untuk menebus motor. Tapi malah terjadi cekcok dan saya dicakar hingga luka di wajah hampir kena mata,” ujar Mahfud.

Merasa dirugikan, Mahfud melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Kraksaan pada Sabtu (14/2/2026). Namun, polisi mengungkapkan bahwa Sahla juga melayangkan laporan atas insiden yang sama.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasatreskrim AKP I Made Kembar Mertadana memastikan kasus tersebut tengah ditangani penyidik.

“Peristiwa dalam video yang beredar masih dalam proses penyelidikan. Kedua belah pihak sudah membuat laporan resmi,” kata AKP Made.

Ia menegaskan, penyidik akan bekerja secara objektif dengan mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti guna memastikan kronologi sebenarnya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Sahla terkait detail versinya atas kejadian tersebut. Penanganan perkara masih berlangsung di Polres Probolinggo. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.