168 Pengurus MUI Kota Probolinggo Resmi Dikukuhkan, Langsung Gas Raker dan Singgung Soal Kantor

21

Probolinggo (WartaBromo.com) – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo periode 2025–2030 resmi dikukuhkan, Minggu (15/2/2026).

Total ada 168 nama yang masuk dalam struktur—mulai Dewan Pertimbangan, pengurus harian, hingga komisi dan lembaga.

Bukan sekadar seremoni. Usai pengukuhan, langsung tancap gas: ta’aruf dan rapat kerja.

Acara digelar di Aula MAN 2 Kota Probolinggo dan dihadiri jajaran MUI Jawa Timur serta Pemerintah Kota Probolinggo.

Pengukuhan Dewan Pimpinan Harian dilakukan oleh Ketua Bidang Kominfo MUI Jatim, Misbahul Munir. Sementara komisi dan lembaga dikukuhkan langsung

Ketua Umum MUI Kota Probolinggo, Prof. M. Sulthon.
Dalam sambutannya, KH Sulthon menekankan pentingnya kekompakan.

Menurut dia, MUI bukan hanya lembaga fatwa. Tapi juga penyangga moral publik sekaligus mitra pemerintah. “Soliditas ulama penting untuk menjaga persatuan umat,” ujarnya.

Tema yang diusung pun cukup tegas: meneguhkan peran ulama demi Kota Probolinggo yang religius, harmonis, dan bermartabat.

Yang menarik, Sekretaris Umum MUI Jatim, Hasan Ubaidillah, secara terbuka menyinggung soal dukungan fasilitas.

Ia berharap ada perhatian terhadap sarana prasarana, termasuk kantor permanen dan dukungan anggaran memadai.

“Peran ulama besar. Perlu ditopang fasilitas yang layak,” pesannya.

Pernyataan itu mendapat respons positif dari Wali Kota Probolinggo, Aminudin. Ia menyebut MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Tak berhenti di pengukuhan, agenda dilanjutkan dengan rapat kerja. Fokusnya menyusun program prioritas lima tahun ke depan.

Ketua panitia, Ahmad Hudri, menjelaskan kegiatan ini dibiayai dari hibah Pemerintah Kota Probolinggo dan dikelola sesuai aturan.

Kepengurusan baru ini diharapkan tak hanya aktif di forum seremonial. Tapi benar-benar hadir dalam isu-isu keumatan, moderasi beragama, hingga penguatan moral sosial.

Periode baru dimulai. Tantangannya pun tak ringan.
Sekarang publik menunggu, sejauh mana program itu benar-benar dijalankan. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.