Polisi Gunakan Teknologi 3D untuk Ungkap Kecelakaan Maut Rombongan DPR RI di Tol Paspro

8

Sumberasih (WartaBromo.com) – Bekas garis putih penanda olah tempat kejadian perkara (TKP) masih terlihat jelas di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro). Lokasi tersebut menjadi saksi kecelakaan tragis yang menewaskan dua staf pendamping anggota DPR RI pada Sabtu lalu.

Untuk mengusut penyebab pasti insiden maut tersebut, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Probolinggo Kota kembali melakukan olah TKP lanjutan.

Polisi menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) dengan dukungan teknologi 3D Scanner guna merekonstruksi kecelakaan secara detail.

Dalam proses penyelidikan, petugas memindai sedikitnya enam titik penting di lokasi kejadian. Mulai dari jalur awal laju Toyota Innova, titik tabrakan, hingga posisi akhir kendaraan yang rusak parah usai menghantam truk di depannya.

Selama proses olah TKP berlangsung, arus kendaraan menuju arah barat sempat dihentikan sementara demi kelancaran pemeriksaan.

Situasi di lokasi tampak dipenuhi aktivitas penyelidikan. Petugas terlihat mengukur jarak benturan, memeriksa bekas tabrakan di aspal, hingga melakukan pemindaian pada bodi Toyota Innova yang ringsek berat di bagian depan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Septa Firmansyah menjelaskan bahwa olah TKP lanjutan dilakukan untuk memastikan faktor utama penyebab kecelakaan yang menelan dua korban jiwa tersebut.

“Tim TAA kami turunkan untuk mengetahui detail penyebab kecelakaan, termasuk menghitung estimasi kecepatan kendaraan saat insiden terjadi,” ujar AKBP Septa Firmansyah, Senin (25/5/26).

Tak hanya memeriksa lokasi kejadian, polisi juga melakukan pemindaian tiga dimensi terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan di kawasan Rest Area dan Exit Tol Tongas. Langkah ini dilakukan guna menyusun ulang kronologi kecelakaan secara ilmiah dan akurat.

Berdasarkan hasil analisa awal dan keterangan sejumlah saksi, dugaan sementara kecelakaan dipicu faktor human error. Sopir Toyota Innova diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk setelah mengalami kelelahan.

“Dugaan sementara, pengemudi kurang konsentrasi karena mengantuk setelah beraktivitas cukup padat. Hasil olah TKP ini nantinya juga menjadi dasar penentuan tersangka,” tambahnya.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu sore (23/5) di wilayah Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Toyota Innova bernopol N 1297 NB yang membawa anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi melaju ke arah Surabaya sebelum akhirnya menabrak bagian belakang truk di depannya.

Mobil itu dikemudikan Mahrus Ali (36), warga Kecamatan Paiton. Selain anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi (25), di dalam kendaraan juga terdapat dua staf pendamping, yakni Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), warga Tangerang.

Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil hancur parah. Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Muhammad Hilman Mufidi bersama sopir kendaraan mengalami luka-luka dan berhasil selamat.

Kini, hasil pemindaian digital dan analisa Tim TAA menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Polisi memastikan seluruh fakta akan diungkap guna mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan maut di Tol Paspro tersebut. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.