Apakah Data KIP Kuliah Masih Bisa Diperbarui? Simak Ini!

12

Pasuruan (WartaBromo.com) – Banyak mahasiswa dan calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mempertanyakan apakah data mereka masih bisa diperbarui setelah terjadi perubahan desil kesejahteraan. Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan jawabannya adalah bisa.

Dilansir dari kemensos.go.id, perubahan data penerima KIP Kuliah masih dapat dilakukan melalui proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini terus mempercepat pembaruan data sosial ekonomi masyarakat agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, perubahan posisi desil penerima KIP Kuliah tidak selalu disebabkan meningkatnya penghasilan keluarga. Pergeseran tersebut juga dapat terjadi karena adanya pembaruan data kesejahteraan masyarakat secara nasional.

“Jadi ini mungkin salah satu dinamika yang ada di dalam data kita. Namun demikian tetap itu masih bisa dimutakhirkan, masih diberi kesempatan untuk dilakukan pemutakhiran,” kata Gus Ipul, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus mempercepat pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat agar bantuan pemerintah semakin tepat sasaran.

Gus Ipul juga menegaskan, DTSEN bukan satu-satunya dasar dalam menentukan penerima KIP Kuliah. Mekanisme penetapan penerima bantuan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026 tentang Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi.

Meski demikian, masyarakat yang merasa terdapat perubahan atau ketidaksesuaian data tidak perlu khawatir. Kemensos memastikan pemutakhiran data masih dapat dilakukan melalui jalur resmi yang telah disediakan pemerintah.

“Kementerian Sosial beserta BPS akan melakukan pemutakhiran. Pemutakhiran bisa dilakukan secara mandiri lewat aplikasi Cek Bansos atau datang ke kelurahan untuk bertemu dengan operator data desa atau dengan pendamping,” ucap Gus Ipul.

Dengan adanya pembaruan data secara berkala, pemerintah berharap penyaluran bantuan pendidikan, termasuk KIP Kuliah, dapat lebih akurat sesuai kondisi sosial ekonomi terbaru masyarakat. (jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.