Komisi III DPRD Pasuruan Bakal Panggil Dishub dan Satlantas, Evaluasi Lalu Lintas Pasca Laka Maut di Patung Sapi Pandaan

24

Pasuruan (WartaBromo.com) – Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan akan memanggil sejumlah instansi terkait menyusul kecelakaan maut yang merenggut nyawa empat orang di Simpang Patung Sapi Pandaan, Selasa (7/7/2026). Pemanggilan itu dilakukan untuk mengevaluasi kondisi lalu lintas dan langkah penanganan di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, pemanggilan tersebut sekaligus mencari solusi agar kecelakaan serupa tidak kembali terulang. Rencana pemanggilan sejumlah instasi tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Yusuf Daniyal.

”Nggih mas, ada rencana demikian,” ujarnya pada Jumat (10/7/2026) saat dikonfirmasi terkait rencana pemanggilan sejumlah lembaga untuk mengevaluasi rekayasa lalu lintas pascakecelakaan maut di kawasan tersebut.

Meski demikian, Daniyal belum dapat memastikan waktu pelaksanaan rapat evaluasi. Saat ini, Komisi III masih melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak sebelum pemanggilan resmi dilakukan.

Ia menjelaskan, koordinasi telah dilakukan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Dishub Kabupaten Pasuruan, dan Dishub Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, pembahasan difokuskan pada rekayasa lalu lintas serta peningkatan keselamatan pengguna jalan.

“Jadi kami masih koordinasi dengan Satlantas, Dishub Kabupaten dan Provinsi perihal rekayasa lalu lintas dan keselamatan berkendara, karena jalur tersebut merupakan jalan nasional dan kewenangan provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mendorong pemerintah daerah bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi lalu lintas di kawasan Patung Sapi Pandaan.

Menurutnya, volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahun membuat jalur tersebut memiliki tingkat kepadatan yang tinggi sehingga diperlukan analisis dampak lalu lintas (andalalin) sebagai dasar penentuan langkah penanganan.

“Kita mendorong pemda dan balai besar untuk melakukan kajian mendalam, lebih-lebih pada andalalin, karena agregat kendaraan setiap tahunnya yang melintas dijalur patung sapi sangat crowded, hal tersebut untuk meminimalisir kecelakaan yang terjadi diarea tersebut,” katanya. (fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.