Pasuruan (WartaBromo.com) – Ribuan warga bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan tumpah ruah ke jalan untuk menyambut kedatangan tim Pasuruan United, Minggu (12/7/2026).
Penyambutan meriah ini sebagai bentuk tasyakuran atas keberhasilan tim berjuluk “Laskar Santri Mbeling” tersebut merengkuh trofi Juara 1 Liga 4 Nasional Piala Presiden di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Kemeriahan dimulai sejak siang hari, di mana tim bersama official diarak melalui prosesi konvoi dari Alun-Alun Bangil hingga menuju halaman Kantor Bupati Pasuruan di Kompleks Perkantoran Raci.
Sepanjang rute konvoi, masyarakat tampak antusias memberikan ucapan selamat kepada para pemain yang berhasil membawa pulang piala kasta keempat sepak bola nasional tersebut.
Setibanya di halaman kantor bupati, rombongan disambut langsung oleh Bupati Pasuruan, M. Rusdi Sutejo.
“Hari ini segenap warga Pasuruan patut berbangga. Kita mengalahkan tim-tim dari seluruh Indonesia, dan Pasuruan United naik ke Liga 3! Kemenangan ini juga menjadi kado ulang tahun yang luar biasa bagi Presiden Klub, Mas Bayu Aji, yang selama ini memberikan dukungan penuh bagi sepak bola di Kabupaten Pasuruan,” ujar Rusdi.
Rusdi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran tim pelatih, khususnya Bio Paulin yang sukses menakhodai tim hingga menjadi juara, serta jajaran manajemen.
“Tahun depan kita mengarungi Liga 3 bersama kakak tertua, Persekabpas Kabupaten Pasuruan. Kita satu kabupaten, kakak beradik harus rukun. Semoga keduanya bisa survive di Liga 3 dan lolos bersama ke Liga 2 Nasional,” tambahnya.
Senada dengan Bupati, Manajer Pasuruan United, Arya Wirajalu, menyebut momentum ini sebagai titik balik kebangkitan sepak bola di Pasuruan. “Berkat doa dan dukungan semua elemen masyarakat, kita bisa juara. Ini momen bagi Pasuruan United dan Persekabpas untuk saling bahu-membahu dan bergandengan tangan demi membawa nama baik Kabupaten Pasuruan,” kata Arya.
Mantan Presiden Klub Pasuruan United, Bayu Aji Handayanto, menegaskan bahwa kompetisi Liga 4 kemarin berjalan sangat ketat. Pasuruan United harus menyisihkan sedikitnya 133 klub dari seluruh Indonesia sebelum akhirnya mengunci gelar juara.
“Tidak mudah. Baru hari ini saya melihat catatan sejarah Pasuruan menjadi juara di liga resmi PSSI. Fokus kita ke depan adalah menjalankan visi-misi Bupati Pasuruan, yakni membawa Persekabpas naik kelas ke Liga 2. Itu harga mati,” tegas Bayu.
Pada momentum tasyakuran tersebut, manajemen juga mengumumkan restrukturisasi besar-besaran untuk memperkuat pembinaan sepak bola Kabupaten Pasuruan. Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dipercaya menjabat sebagai CEO Pasuruan United menggantikan Suryono Pane.
Sementara posisi Presiden Klub diserahkan kepada Dina Oktaviana menggantikan Bayu Aji Handayanto. Jabatan Direktur Pasuruan United diisi Dimas Ashabal.
Di sektor kepelatihan, Subangkit ditunjuk sebagai pelatih kepala Pasuruan United menggantikan Bio Paulin. Adapun Bio Paulin akan menangani Persekabpas yang diproyeksikan menjadi kekuatan baru Kabupaten Pasuruan di kompetisi Liga 3 Nasional.
Mantan CEO Pasuruan United, Suryono Pane, optimistis perubahan struktur organisasi tersebut akan memperkuat target membawa Persekabpas promosi ke Liga 2, terlebih pemerintah daerah terus membenahi sarana dan prasarana olahraga.
“Jika tidak ada halangan, saya pastikan Persekabpas lolos naik ke Liga 2. Lapangan pertandingan dan lapangan latihan saat ini sudah dibangun. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (fir/asd)





















