Bangil (WartaBromo.com) – Sebanyak lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mengalami kekurangan peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Jumlah siswa yang diterima di lima sekolah tersebut bahkan tidak mencapai 20 orang, jauh di bawah pagu rombongan belajar (rombel) yang ditetapkan sebanyak 28 siswa.
Kepala Pengawas Sekolah Wilayah Kecamatan Bangil, Dalikah, mengungkapkan bahwa kuota (pagu) ideal untuk setiap lembaga sekolah adalah 28 siswa. Namun, kelima SDN tersebut mendapatkan kurang dari 20 siswa.
“Tahun ini ada 5 lembaga SDN yang masuk daftar di bawah pagu, kurang dari 20 siswa-siswi,” ujar Dalikah saat ditemui di SDN Dermo II, Senin (13/7/2026).
Adapun kelima sekolah yang kekurangan murid tersebut meliputi SDN Bendomungal I, SDN Bendomungal II, SDN Kidul Dalem IV, SDN Masangan, dan SDN Dermo II.
Di SDN Dermo II misalnya, lembaga ini tercatat hanya berhasil menjaring 14 siswa baru. Kepala Sekolah SDN Dermo II, Yuliati, mengakui bahwa minimnya minat pendaftar dipicu oleh persaingan geografis.
Sekolah yang dipimpinnya kalah pamor dengan sekolah-sekolah tetangga yang selama ini menjadi favorit masyarakat sekitar.
“Setiap tahun memang sedikit yang minat di sini. Kalah dengan SD di sekitarnya yang cukup tinggi peminatnya, seperti SDN Dermo I, SDN Gempeng I, dan sejumlah sekolah swasta lainnya,” katanya.
Sementara itu, Ziaul Haq warga Bangil yang lebih memilih menyekolahkan anaknya di SDN Dermo I mengungkapkan alasan ia dan anaknya memilih sekolah tersebut.
“Kalau di Dermo I selama ini memang terkenal favorit, banyak ekstrakurikulernya, seperti kegiatan polisi cilik (poci), menggambar, karate dan ekstra lainnya,” jelasnya. (fir)





















