Kraksaan (WartaBromo.com) – Seorang penyelam bernama Ismail (58), warga Kecamatan Mayangan, Kabupaten Probolinggo, dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di lokasi kapal karam di perairan Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (1/10/2026).
Informasi kejadian tersebut diterima Pos TNI AL Paiton dari pihak terkait pada Kamis sekitar pukul 15.42 WIB. Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 10.03 WIB.
Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, membenarkan kabar tersebut.
“Besok SAR Banyuwangi datang ke lokasi,” ujarnya, melalui pesan singkat, Kamis petang.
Sementara itu, berdasarkan laporan awal, korban Ismail saat itu melakukan penyelaman untuk memeriksa kapal KM Bahagia milik Muhammad Zaeni yang sebelumnya tenggelam. Kapal tersebut rencananya akan diangkat kembali ke permukaan.
Saat bekerja di kedalaman sekitar 40 meter, Ismail bersama Muhari yang berada di permukaan telah menyepakati kode komunikasi melalui selang udara. Apabila selang ditarik sebanyak tiga kali, maka penyelam akan segera ditarik ke permukaan.
Namun, setelah hampir 30 menit tidak terlihat adanya pergerakan pada selang tersebut. Muhari kemudian berinisiatif menarik selang secara perlahan. Meski demikian, Ismail tidak kunjung muncul ke permukaan.
Pihak keluarga bersama sejumlah nelayan sekitar kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi kejadian hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
“Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan melalui Pos TNI AL Paiton kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banyuwangi untuk mendapatkan bantuan operasi SAR,” lanjutnya.
Tim Rescue Kansar Banyuwangi kemudian diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 16.05 WIB. Tim yang terdiri dari tujuh personel tersebut diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WIB.
Lokasi kejadian berada di perairan Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, dengan koordinat 07°39’50.3″S dan 113°24’23.8″E. Titik tersebut berjarak sekitar 171 kilometer dari Kansar Banyuwangi dengan radial 113 derajat.
Dalam operasi pencarian, sejumlah unsur SAR turut dilibatkan, antara lain Pos TNI AL Paiton, Pos TNI AL Mayangan, Satpol Air Probolinggo, BPBD Kabupaten Probolinggo, Babinsa Panjarakan, Bhabinkamtibmas Panjarakan, keluarga korban, serta nelayan di sekitar lokasi.
Tim SAR juga membawa sejumlah peralatan pendukung, termasuk satu unit Rescue Car Type 2, rubber boat beserta mesin tempel, peralatan water rescue, dua set peralatan selam, peralatan medis, serta tiga unit perangkat komunikasi.
Hingga laporan awal tersebut dibuat, Ismail masih berstatus dalam pencarian. Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan dengan angin bertiup dari arah timur sekitar 10 knot. (lai/saw)





















