Pasuruan (WartaBromo.com) – Pengiriman bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terlambat membuat Polres Pasuruan Kota memantau ketersediaan stok di 18 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Dari hasil pengecekan, polisi tidak menemukan kelangkaan maupun antrean kendaraan yang signifikan.
Pemantauan dilakukan Satreskrim Polres Pasuruan Kota untuk memastikan stok BBM tetap tersedia dan distribusinya berjalan lancar di tengah keterlambatan pengiriman.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, mengatakan pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi pasokan sekaligus memastikan situasi di lapangan tetap terkendali.
“Meskipun terdapat keterlambatan pengiriman BBM, kondisi ketersediaan BBM relatif aman. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak khawatir, membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,” kata Arief.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, menjelaskan hasil pengecekan di 18 SPBU menunjukkan stok BBM secara umum masih aman. Pelayanan kepada masyarakat juga berjalan dengan baik.
“Dari hasil monitoring di 18 SPBU wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, ketersediaan stok BBM secara umum terpantau aman. Tidak ditemukan antrean kendaraan yang signifikan maupun kelangkaan BBM, dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” ujar Dhecky.
Selain mengecek stok dan distribusi BBM, petugas turut memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar SPBU. Polisi juga menyiapkan personel untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas apabila terjadi antrean kendaraan.
Polres Pasuruan Kota akan melanjutkan monitoring untuk mengantisipasi potensi kelangkaan, penyalahgunaan, maupun gangguan distribusi BBM. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. (don)





















