Pansus Tol: BPJT Bisa Ubah Desain Jalan Tol Gempas

338

Pasuruan (wartabromo.com) – Rencana proyek tol Gempol-Pasuruan dengan memotong jalan KH Mansur Kota Pasuruan, diyakini bisa dirubah. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) disebut bisa merubah desain tol, yang mendapat penolakan warga itu.

Pansus Tol DPRD Kota Pasuruan sebelumnya mengunjungi kantor Balai Besar Pengatur Jalan Nasional (BBPJN) di Surabaya. Mereka membawa rekomendasi atas keluhan warga, salah satunya terkait desain jalan tol.

Dalam upayanya, Pansus Tol juga berkirim surat rekomendasi agar Walikota Pasuruan ikut turun mengawal permasalahan warga.

Dalam surat kepada Walikota itu, Pansus Tol menegaskan, bila desain jalan tol merupakan fokus utama tugas dan upaya penyelesaian.

Disampaikan kemudian, bahwa yang bisa merubah desain jalan tol adalan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) di Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Jakarta.

“Kita mengirim surat kepada Walikota juga, agar ikut turun mengawal keluhan masyarakat ke BPJT. BPJT satu satunya decision maker yang bisa merubah desain,” Ujar M. Suci Mardiko Ketua Pansus Tol DPRD Kota Pasuruan.

Sementara, warga tersampak proyek tol Gempas Seksi 3A, usai hearing dengan Pansus Tol di Gesung DPRD Kota Pasuruan, menginginkan kegelisahan warga berkaitan dengan desain tol, yang bakal memotong jalan KH Mansyur mendaoat perhatian serius

“Kami mohon dikembalikan Tol di atas jalan warga tetap dibawah,” ujar Aksan, warga Perum Tiara Candi II.

Pansus Tol dibentuk, menjembatani keluhan warga, terkait kompleksitas permasalahan proyek Tol Gempas seksi 3A ini. Diantaranya, tentang desain jalan tol, yang bakal memotong Jl. KH Mansyur, Kota Pasuruan hingga diubah menjadi jalan layang. Selain itu terdapat dugaan pungli terkait proses pembebasan lahan, sampai persoalan sosial lainnya. (wil/ono)