Hendak Menipu, Aksi Lelaki Berseragam PNS Terekam CCTV

406

Probolinggo (wartabromo.com) – Aksi penipuan dengan mengenakan seragam PNS marak di Kota Probolinggo. Seperti terjadi di jalan Himalaya, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, yang terekam CCTV saat melakukan aski penipuan.

Aksi dilakukan oleh 3 orang pria paruh baya, menggunakan seragam PNS di rumah Ahmad Mauludi. Dalam rekaman itu, 3 pelaku menggunakan seragam PNS, mengendarai motor matik vario, mendatangi rumah di jalan Himalaya tersebut. Dua orang tetap di motor, sementara seorang pelaku turun dari motor dan masuk ke rumah.

Pelaku yang turun itu kemudian menanyakan keberadaan Maulidi kepada Ilham, anak pemilik rumah. Pria yang mengaku teman Maulidi itu, kemudian meminta Ilham untuk mengambilkan kamera DLSR milik ayahnya.

“Saya temannya, disuruh mengambil kamera DSLR, laptop, dan kunci mobil. Sebab kami akan melakukan pemotretan lokasi disana,” kata Ilham menirukan kata lelaki tak dikenal tersebut, Rabu (25/4/2018).

Ilham tanpa curiga sedikitpun, percaya dengan omongan orang itu. Karena memang sang ayah merupakan fotografer lepas, kerap memotret bersama orang lain. Ia pun masuk dan mengambil kamera yang dimaksud. Namun, di dalam rumah, Ilham ditanyai oleh ibunya, Sri Astutik.

Karena curiga, Sri kemudian melarang sang anak untuk memberikan apa yang diminta pelaku. Sri kemudian menelepon sang suami, Ahmad Maulidi. Memastikan jika ia memang menyuruh orang untuk mengambil barang tersebut. “Tapi waktu itu ayah bilang tidak menyuruh siapapun, akhirnya ibu yang keluar,” kata Ilham.

Namun ketika Ilham dan Sri keluar, pelaku sudah kabur tanpa pamit. Rupanya, pelaku menguping pembicaraan antara Ilham dengan ibunya, yang menelepon Maulidi. Sehingga pelaku tak sampai mengambil barang berharga yang diminta.
Atas kejadian itu, Maulidi berencana akan melaporkan kasus tersebut, ke pihak kepolisian.

Agar kejadian serupa, bisa diminimalisir. Sebab belakangan, aksi semacam ini sukses memperdaya beberapa warga Kota Probolinggo.

“Intinya agar masyarakat waspada, terhadap upaya penipuan yang dilakukan oleh lelaki berseragam PNS,” tutur Maulidi. (lai/saw)