Pencaker Resah, Sistem Pendaftaran “Pasuruan Job Fair” Masih Trouble

972
Agus Hernawan, Sekretaris Disnaker Kabupaten Pasuruan.

Pasuruan (wartabromo.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan selenggarakan job fair pada 7-8 November 2018. Namun, para pencaker (pencari kerja) resah karena sistem online pendaftaran masih trouble.

Pendaftaran pameran bursa kerja ini dilakukan melalui sistem online di http://hellowork.pasuruankab.go.id.

Iing Indarwati, Pencaker asal Pandaan mengaku kecewa karena berkali-kali ia telah berusaha untuk mengisi formulir pendaftaran online, tapi tetap tidak berhasil.

“Sebenarnya mengisi pendaftaran online lebih praktis daripada sistem konvensional, tapi sudah berusaha mengisi formulir belum juga berhasil untuk submit,” keluhnya.

Ia juga mengatakan, sebaiknya di laman tersebut ditampilkan kontak help desk agar dirinya dapat menyampaikan keluhan, tanpa harus datang langsung ke kantor Disnaker.

Hal ini juga dirasakan Salsabelah Cahyani. Ia juga mengaku kesulitan untuk melakukan pendaftaran formulir online.

“Susah untuk submit, padahal sudah hampir selesai dan ternyata tidak berhasil juga, jadi saya tidak bisa nyetak formulir,” ungkapnya.

Menanggapi masalah tersebut, Agus Hernawan, Sekretaris Disnaker Kabupaten Pasuruan turut menyesalkan hal itu.

“Sistem online seperti ini memang baru pertama kali kami lakukan, kita akui memang masih banyak kendala, hingga kini kami masih melakukan perbaikan,” tuturnya.

Tujuan Disnaker Kabupaten Pasuruan membuat sistem pendaftaran online untuk pertama kalinya ini, sebenarnya untuk memudahkan Pencaker agar saat pelaksanaan job fair tidak perlu mengantri lama, sehingga semuanya serba praktis. Hal ini juga dilakukan Disnaker untuk mengikuti perkembangan zaman di era milenial seperti saat ini.

Hingga H-7 dilaksanakannya Job Fair, Pencaker yang telah melakukan pendaftaran online sebanyak 855 peserta. Jumlah tersebut masih jauh dari target Disnaker dalam job fair kali ini, yakni 5.000 peserta.

Job Fair oleh UPT Disnaker LKD Kabupaten Pasuruan, berlokasi di Rejoso ini, akan diikuti sebanyak 40 perusahaan yang ada di Pasuruan, Sidoarjo, Jember dan Malang. (trp/ono)